
PT Angkasa Pura Kantor Cabang Bandara Internasional Banyuwangi tanam bibit mangrove di Teluk Pang Pang. (Foto: Istimewa)
KabarBanyuwangi.co.id – PT Angkasa Pura Kantor Cabang Bandara Internasional Banyuwangi kembali melanjutkan Program Corporate Social Responsibility (CSR) InJourney Green dengan penanaman bibit mangrove sebagai bentuk kepedulian terhadap kelestarian alam.
Penanaman mangrove berlangsung di dua titik. Yakni sebanyak 7.000 bibit di Pesisir Pantai Cemara, Desa Wringinputih, Kecamatan Muncar, serta 3.000 bibit di kawasan Hutan Mangrove Kaliwatu, Desa Kedungasri, Kecamatan Tegaldlimo.
Kegiatan ini merupakan bagian dari gerakan penanaman
81.000 bibit mangrove yang dilaksanakan InJourney Airports melalui Kantor Pusat
dan enam Kantor Regional yang tersebar dari wilayah barat hingga timur
Indonesia.
Gerakan tersebut menjadi wujud kontribusi perusahaan
dalam memaknai HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, sekaligus memperkuat
komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
General Manager Bandara Internasional Banyuwangi, Mohamad
Holik Muardi menyampaikan, penanaman mangrove merupakan salah satu bentuk
kontribusi nyata perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan di Banyuwangi.
“Total sebanyak 10.000 bibit mangrove yang ditanam di dua
lokasi. Ini adalah bentuk komitmen nyata bagi kelestarian lingkungan di
Banyuwangi. Karena mangrove ini manfaatnya sangat banyak, terutama untuk
generasi kedepan," ujar Holik.
Pihaknya berharap mangrove yang ditanam dapat tumbuh dan
berkembang dengan baik, sehingga memberikan manfaat jangka panjang bagi
ekosistem pesisir maupun masyarakat di sekitarnya. "Sehingga kami dari
InJourney Airports bisa terus eksis melaksanakan program ini," sambungnya.
Corporate Social Responsibility & General Services
Group Head - Head Office PT Angkasa Pura Indonesia (Persero), Meiske Margaretha
Sigarlaki menambahkan, Program InJourney Green merupakan bagian dari komitmen
perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan secara
berkelanjutan.
“Program InJourney Green merupakan bentuk kepedulian dan
komitmen kami terhadap keberlanjutan lingkungan. Penanaman 81.000 bibit
mangrove di berbagai wilayah Indonesia menjadi bagian dari kontribusi InJourney
Airports dalam menjaga ekosistem pesisir sekaligus mewariskan lingkungan yang
lebih baik bagi generasi mendatang,” jelasnya.
Penanaman 10.000 bibit mangrove di kawasan Teluk Pang Pang diharapkan dapat memberikan manfaat ekologis dan sosial dalam jangka panjang, antara lain mendukung pelestarian ekosistem pesisir, membantu mengurangi risiko abrasi, menjadi habitat bagi berbagai biota, serta meningkatkan kualitas lingkungan dan daya dukung kawasan pesisir.
Manajemen
PT Angkasa Pura Kantor Cabang Bandara Internasional Banyuwangi bersama KUB Mina
Sero Laut Kabatmantren bersiap menanam bibit mangrove di Teluk Pang Pang. (Foto:
Fattahur)
Koordinator KUB Mina Sero Laut Kabatmantren, Umar Hamze
mengapresiasi pelaksanaan Program InJourney Green. Menurutnya, kegiatan
penanaman mangrove tidak hanya memberikan manfaat bagi kelestarian lingkungan,
tetapi juga memiliki nilai penting bagi keberlanjutan kehidupan masyarakat
pesisir.
“Kami mengapresiasi kepedulian InJourney Airports
terhadap kelestarian lingkungan di kawasan Teluk Pang Pang. Penanaman mangrove
ini memberikan manfaat bagi kawasan pesisir dan masyarakat," kata Umar.
Pihaknya berharap kegiatan seperti ini dapat terus
berlanjut, serta mangrove yang telah ditanam dapat dirawat dan dijaga bersama
agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Melalui Program InJourney Green, InJourney Airports
berkomitmen untuk terus menghadirkan kontribusi positif bagi lingkungan dan
masyarakat melalui berbagai inisiatif keberlanjutan.
Semangat tersebut sejalan dengan momentum HUT ke-81
Republik Indonesia, bahwa kemerdekaan tidak hanya dimaknai melalui pembangunan
hari ini, tetapi juga melalui upaya menjaga lingkungan dan memastikan
keberlanjutan bagi generasi mendatang. (*)
