Komisioner KPU Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Dian Purnawan. (Foto: Fattahur)
KabarBanyuwangi.co.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi membuka pendaftaran Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) untuk Pemilu 2024.
Kebutuhan KPPS di Banyuwangi mencapai 35.945 petugas untuk 5.135 TPS (Tempat Pemungutan Suara). Tiap TPS akan diisi 7 orang.
"Kebutuhan KPPS di Banyuwangi yakni 35.945 petugas.
Tahap pendaftaran dibuka mulai tanggal 11-20 Desember," kata Komisioner
KPU Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan
Pengembangan Sumber Daya Manusia, Dian Purnawan, Kamis (7/11/2023).
Dian menyebutkan syarat untuk menjadi petugas KPPS
diantaranya, berusia 17-55 tahun, Warga Negara Indonesia (WNI), pendidikan
minimal SMA derajat, sehat jasmani dan rohani, serta memiliki integritas,
pribadi yang kuat, jujur dan adil.
"Syarat umum masih sama seperti sebelumnya namun
perbedaan yang mencolok adalah syarat usia. Minimal 17 tahun maksimal 55 tahun.
Dari usia itu diharapkan petugas KPPS ini masih memiliki fisik yang
prima," kata Dian.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan, KPU Banyuwangi
berencana berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda). Dengan harapan Pemda
mau mengcover kebutuhan jaminan keselamatan kerja untuk petugas KPPS.
Jika dikalkulasi, anggaran untuk kebutuhan jaminan
keselamatan petugas KPPS di Banyuwangi diperkirakan mencapai Rp 503.230.000.
Hal tersebut merujuk pada nilai premi iuran BPJS
Ketenagakerjaan Rp 14.000 per bulannya. Beberapa hal seperti pemberian vitamin
dan suplemen belum termasuk didalamnya.
"Kami lakukan koordinasi dengan Pemda. Mendatang kami mencoba
membuka ruang itu dan semoga Pemda mau membiayai untuk satu bulan masa kerja
dari petugas KPPS," jelasnya.
Selain itu, lanjut Dian, beberapa hal teknis terkait
screening kesehatan bagi petugas KPPS juga bakal diterapkan. KPU akan
mengkoordinasikan hal ini dengan Dinas Kesehatan setempat.
"Kita masih bakal berkoordinasi dengan dinas untuk
membahas mekanismenya. Kami berharap tahapan Pemilu 2024 dapat berjalan lancar
dan aman," kata Dian. (fat)