oleh

KPU Sosialisasikan Aturan Pilkada Serentak, Kesehatan Masyarakat Jadi Prioritas

KabarBanyuwangi.co.id – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. Semua tahapan pemilu wajib berpedoman dengan peraturan yang berlaku yaitu mengedepankan protokol kesehatan Covid-19.

Seperti yang disampaikan Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Jatim, Muhammad Arbayanto saat acara sosialisasi Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 6 Tahun 2020 tentang pelaksanaan pemilihan serentak lanjutan dalam kondisi Covid-19 dan PKPU Nomor 10 Tahun 2020 tentang perubahan atas PKPU Nomor 6 Tahun 2020, di Hotel Kokoon Banyuwangi, Jum’at (18/9/2020).

Dengan adanya peraturan terbaru tersebut, menurutnya, minimal KPU dapat meminimalisir penyebaran Covid-19.

Arbayanto menjelaskan, tahapan Pilkada nanti, seperti kampanye maupun rapat terbuka masih diperbolehkan. Meski demikian, pelaksanaan kampanye maupun rapat terbuka harus menerapkan protokol kesehatan.

Baca Juga: KPU Sebut, Berkas Dua Bapaslon Pilkada Banyuwangi Belum Lengkap

Baca Juga: Bawaslu Banyuwangi: Kita Pelototi Sebelas Kerawanan Tahap Pencalonan

Pada prinsipnya, lanjut Arbayanto, metode tahapan kampanye diatur dalam Undang-Undang, sehingga KPU mengunakan regulasi PKPU sekalipun, tentu tidak bisa menghapuskan hak peserta dalam proses kampanye yang sudah diatur dalam undang-undang.

“Sementara yang bisa dilakukan KPU hanya membuat pengatuaran untuk memastikan setiap metode kampanye menerapkan protokol kesehatan,” terangnya.

Namun jika terjadi pelanggaran, Arbayanto menyebutkan, maka bisa dianggap sebagai pelanggaran administrasi.

“pelanggaran terhadap penerapan protokol kesehatan itu bisa dianggap sebagai pelanggaran administrasi. Sementara sanksi bagi yang melanggar, itu nanti pengaturannya ada di dalam konteks pengawasan Bawaslu,” sebutnya.

Baca Juga: Jelang Pilbup Banyuwangi 2020, Polresta Gelar Simulasi Pengamanan Kota

Senada yang disampaikan Ketua KPU Banyuwangi Dwi Anggaraini Rahman, bahwa pada tahapan Pilkada serentak tahun ini wajib menerapkan protokol kesehatan. Agar tidak sampai terjadi klaster baru.

Menurutnya, kesehatan dan keselamatan masyarakat merupakan prioritas utama di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini.

“Ini bukan hanya tugas penyelenggara saja, tetapi juga tugas semua masyarakat guna memutus mata rantai penyebaran virus corona,” tandasnya.

Dalam sosialisasi tersebut dihadiri Komisioner Bawaslu Hasyim Wahid, Kepala Bakesbangpol Abdul Aziz Hamidi, perwakilan dari Polresta Banyuwangi, Kejaksaan, Kodim, dan sejumlah parpol. (fat)

_blank

Kabar Terkait