oleh

Melihat Budidaya Jambu Kristal, Cocok Dikosumsi Saat Pandemi Covid-19

KabarBanyuwangi.co.id – Mengkonsumsi buah-buahan dapat dijadikan sebagai upaya mempertahankan kekebalan atau imunitas tubuh. Menjaga daya tahan tubuh, agar tetap sehat adalah upaya yang umum dilakukan banyak orang. Tidak terkecuali juga dengan mengkonsumsi jambu kristal, sebagai usaha dalam mempertahankan imunitas tubuh terhadap penyebaran virus Covid-19.

Ahmadullah (60), seorang petani Jambu Kristal di Desa Sraten, Kecamatan Cluring Banyuwangi, menuturkan bahwa hal yang melatarbelakangi dirinya menanam jambu Kristal, karena lebih mudah perawatannya daripada tanaman padi. Hanya ada kesulitan sedikit, yaitu saat ada serangan hama lalat buah. Dari sisi biaya, meskipun biaya operasional menanam jambu lebih mahal dari padi, tetapi hasilnya lebih menguntungkan

“Biaya operasional, mulai tanam dan perawatan, tentunya lebih mahal jambu kristal daripada padi, tetapi hasilnya juga lebih banyak jambu kristal,” tutur Pak Mat, Jumat (18/9/2020).

Baca juga: Ipda Sundoro, Polisi Pelopor Pertanian Asli Banyuwangi

Baca Juga: Masuki Musim Tanam, Petani Diminta Taati Aturan RTTG

Baca Juga: Gandeng Dinas Pertanian Banyuwangi, Petrokimia Ajak Petani Semprot Masal

Luas tanaman Jambu Kristal Pak Mat mencapai setengah hektar, tetapi harga buah saat panen tidak menentu. Apalagi daya beli masyarakat berkurang, akibat pandemi Covid-19. Kestabilan harga, sangat ditentukan oleh faktor konsumtif dan biaya operasional. Mulai biaya pupuk ,hingga biaya transportasi pengiriman.

Dalam mensiasati dampak pandemi, ia mengaku kesulitan. Apalagi para pedagang sering semaunya sendiri dalam menentukan harga

“Untuk mensiasati saya kesulitan ya mas, karena yang namanya petani itu masih kalah sama pedagang, mereka yang menguasai pasar,” imbuhnya.

Lahan Jambu Kristal seluas 1,5 hektar siap dipanen. (Foto: istimewa)
Lahan Jambu Kristal seluas 1,5 hektar siap dipanen. (Foto: istimewa)

Pria yang sudah 3,5 tahun menggeluti pertanian jambu kristal ini, dalam sekali panen bisa mencapai lebih dari 1 ton. Harga paling tinggi bisa mencapai Rp. 10 ribu per kilogram, sedangkan harga terendah Rp. 5 sampai 6 ribu per  kilogram. Saat ini harga Jambu Kristal di angka Rp. 5 ribu per kilogram, atau harga terendah.

Namun ia tetap mempertahankan kualitas rasa dan kesegaran buah jambu yang ditanam. Pak Mat berharap, para konsumen dapat mengkonsumsi buah jambu kristal sebagai upaya dalam menjaga daya tahan tubuh.

Terakhir Pak Mat berpesan kepada para petani jambu, agar terus memperhatikan kualitas serta perawatan jambu yang ditanam. Agar buah jambu semakin bergizi tinggi, serta semakin diminati masyarakat.

Kepada para pedagang, Pak Mat berpesan agar lebih memperhatikan harga jambu kristal, terlebih karena semakin mahalnya biaya perawatan dan operasional membuat harga jual jambu juga harus diperhatikan.

(Penulis : M. Riswan Efendi : CEO & Founder Juragan Karya Digital)

_blank