oleh

Pendapatan Pedagang di Wisata Pantai Pulau Merah Merosot Tajam

KabarBanyuwangi.co.id -Kawasan Wisata Pantai Pulau Merah, merupakan destinasi atau tujuan wisata primadona di Banyuwangi. Sejak dikelola menjadi destinasi wisata, Pulau Merah selalu menempati posisi pertama diantara destinasi-destinasi yang ada di  Banyuwangi.

Lokasinya ada di Dusun Pancer, Desa Sumberagung Kecamatan Pesanggaran. Daya tarik utama selain hamparan pasir dan tanah berwarna merah, juga bukit hijau di tengah laut yang bisa dinikmati dari bibir pantai. Bahkan bila air laut surut, wisatawan bisa mendekat ke bukit tersebut hanya dengan jalan kaki.

Keberadaan kursi tempat berjumur, menambah menarik kawasan ini seperti halnya kawasan pantai bertaraf internasional. Setiap hari libur, pengunjung membludak. Baik dari sejumlah daerah di Banyuwangi, maupun dari luar Banyuwangi.

Kondisi itu membawa berkah tersendiri bagi masyarakat sekitar, terutama yang mampu menangkap peluang bisnis. Warga sekitar Pulau Merah, banyak rumahnya dialihfungsikan menjadi Homestay. Begitu juga bermuculan warung dan kios-kios perbelanjaan di sepanjang pantai, sebagai unit usaha baru bagi warga ditata di dekat pantai.

Baca Juga: Geopark Ijen Resmi Diusulkan Masuk Jaringan Geopark UNESCO

Baca Juga: Hamparan Pasir Keemasan di Pantai Mustika Pancer

Baca Juga: Banyuwangi Tancap Gas Pulihkan Ekonomi Pariwisata

Para pemuda juga dipekerjakan, dengan berbagai sektor yang mendukung wisata tersebut. Walhasil masyarakat mampu menggerakkan roda perekonomiannya, bahkan hitungan penghasilan mereka tidak lagi ratusan ribu, tetapi pada angka jutaan rupiah.

Humas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pulau Merah, Yogi mengatakan, sebelum Covid-19 penghasilan bersih sebulan mencapai 7 jutaan. Namun sejak ada ketentuan dari pemerintah yang membatasi warga keluar rumah atau bergerombol, pendapatan warga sekitar pulau merah merosot tajam.

“Sejak ada pandemi, empat bulan lalu tutup total. Selama bulan Juli lalu, baru ada pemasukan dengan datangnya para wisatawan. Penghasilan bersih sekitar 3,5 juta.” kata Yogi, Kamis (6/8/2020).

Kawasan Pantai Pulau Merah yang mulai didatangi pengunjung. (Foto: isimewa)
Kawasan Pantai Pulau Merah yang mulai didatangi pengunjung. (Foto: isimewa)

Saat ini pengunjung Pulau Merah mulai ramai, meski belum seramai hari normal sebelum pandemi. Kedatangan pengunjung ini hanya ‘ngelencer’ atau jalan-jalan, mereka juga taat protokol kesehatan.

“Makan dan minum para pengunjung, umumnya mebawa sendiri dari rumah. Meski pengunjung mulai rame, tetapi pendapatan pemilik warung dan kios sovenir dan cindera mata masih sepi,” ungkap Yogi.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Banyuwangi, MY Bramuda, mengaku sedang menghadapi dilema di era New Normal sekarang. Saat ini pihaknya sedang mempersiapkan Standart Operasional Prodedure (SOP) kesehatan di kawasan distinasi wisata. Namun di sisi lain, juga harus menggenjot promosi wisata, agar merebut hati wisatawan kembali datang ke Banyuwangi.

“Semua pengunjung wajib mengenakan masker, di pintu-pintu masuk sudah disediakan tempat cuci tangan. Juga pengukuran suhu badan menggunakan thermogun. Itu semua masih bisa diatur, tetapi kalau sudah di dalam kawasan destinasi, mereka yang bergerombol tidak menjaga jarak, ini yang sulit pengawasannya,” keluh MY.Bramuda.

(Penulis: Fauzi Abdullah, Staf Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kebupaten Banyuwangi)

Redaksi menerima tulisan dari para Netizen, tentang apa saja asal tidak mengandung sara dan ujaran kebencian. Mulai dari Wisata, Kuliner atau cerita perjalanan. Bisa dikirim lewat email redaksi@kabarbanyuwangi.co.id atau melalui WhatsApp (WA) +6289682933707, beserta foto dan keterangannya. Terimakasih.

_blank

Kabar Terkait