Pengendara Berhenti Sejenak Heningkan Cipta Doakan Korban Covid-19Satlantas Polresta Banyuwangi


Pengendara Berhenti Sejenak Heningkan Cipta Doakan Korban Covid-19

Keterangan Gambar : Di traffic light Simpang Patung Kuda, Petugas Satlantas menghentikan kepasa seluruh mengendara sejenak. (Foto: Fattahur)

KabarBanyuwangi.co.id - Masyarakat Banyuwangi mengheningkan cipta mendoakan seluruh korban meninggal akibat Covid-19.

Seperti yang terlihat di traffic light Simpang Patung Kuda, Kelurahan Sobo, Kecamatan/Kabupaten Banyuwangi, seluruh masyarakat maupun pengendara yang melintas distop oleh petugas untuk melakukan Gerakan Mengheningkan Cipta.

Kasat Lantas Polresta Banyuwangi, Kompol Akhmad Fani Rakhim melalui Kanit Reg Ident Satlantas, AKP Kadek Aditya menyampaikan, seluruh aktivitas masyarakat maupun pengguna jalan diberhentikan sejenak selama 60 detik pada pukul 10:07 WIB untuk mengheningkan cipta.

Baca Juga :

"Kegiatan ini sesuai intruksi Presiden RI Joko Widodo melalui Kementerian Agama mengajak masyarakat di seluruh Indonesia untuk mengheningkan cipta secara serentak selama 60 detik, tepat pada pukul 10:07 WIB," jelas Kadek, Sabtu (10/7/2021).

Gerakan nasional ini, kata Kadek, dalam rangka mendukung upaya pemerintah menekan kasus Covid-19. Sekaligus mendoakan masyarakat seluruh Indonesia yang meninggal akibat virus Corona."Selain berdoa dan mengheningkan cipta, masyarkat juga diminta pray from home," ujarnya. 


Pengendara berhenti sejenak melakukan hening cipta mendoakan korban meninggal akibat Covid-19. (Foto: Fattahur)

Kegiatan ini dilaksanakan di sejumlah titik baik di wilayah perkotaan maupun di masing-masing Polsek jajaran.

Seluruh personel di satuan fungsi Polresta Banyuwangi melaksanakan kegiatan serupa, melakukan penyekatan tepat pukul 10:07 WIB mengajak masyarakat menghentikan aktivitasnya untuk hening cipta sejenak.

Pihaknya mengimbau agar seluruh masyarakat Banyuwangi meningkatkan kedisiplinan protokol kesehatan.

"Kami imbau kepada masyarakat lebih disiplin protokol kesehatan dan mendukung kebijakan pemerintah memutus mata rantai penyebaran virus Corona," pungkasnya. (fat)