oleh

Polisi Ciduk 36 Orang Diduga Pengedar dan Pemakai Narkoba

KabarBanyuwangi.co.id – Operasi Sikat Semeru 2020 yang digelar oleh Tim Satuan Narkoba Polresta Banyuwangi berhasil mengungkap berbagi macam kasus peredaran narkoba yang hingga kini semakin meluas. Dalam kurun waktu kurang dari dua bulan, polisi menangkap 36 orang yang diduga sebagai pengedar dan pemakai barang haram.

Wakil Kepala (Waka) Polresta Banyuwangi AKBP Kusumo Wahyu Bintoro mengatakan, selain mengamankan sejumlah orang yang diduga sebagai pengedar dan pemakai, petugas juga mengamankan barang bukti 93 paket sabu-sabu siap edar seberat 67,86 gram, dan puluhan ribu butir obat daftar G Trilhexypenidyl atau biasa disebut pil koplo.

“Ya hari ini kita merilis hasll ungkap peredaran narkoba, mulai tanggal 1 Juni sampai dengan 13 Juli 2020. Kita berhasil mengungkap 30 kasus terdiri dari 27 kasus peredaran narkoba dan tiga kasus obat daftar G. Dari semuanya itu, kita mengamankan 36 tersangka, yaitu 30 tersangka laki-laki dan dua perempuan,” kata Waka Polresta Banyuwangi, AKBP Kusumo Wahyu Bintoro kepada sejumlah wartawan, Rabu (15/7/2020).

Baca Juga: Pria Beristri 3 Jadi Tersangka Dugaan Pernikahan Dini Anak 12 Tahun

Baca Juga: Heboh!! Anak Umur 12 Tahun Diduga Nikah Siri Dengan Pria Beristri

Baca Juga: Polisi Tembak Kaki Residivis Pelaku Jambret Dalam Operasi Sikat Semeru 2020

Waka Polresta menambahkan, modus operandi yang dilakukan oleh para pengedar barang haram ini beragam. Namun sistem ranjau masih sering dipakai oleh para pengedar dan pengguna untuk mendapatkan narkoba. Bahkan ada pula dengan modus lain, yaitu memasukan sabu-sabu yang sudah dikemas dalam bentuk paket hemat ke dalam bungkusan makanan ringan, Rengginang.

“Modus yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah sistem ranjau. Barang yang sudah dipesan ditaruh di suatu tempat  kemudian diambil oleh pembelinya. Nah, kalau Rengginang ini juga sama, jadi sabu dimasukan kedalam bungkus plastik berisi Regginang. Jadi modusnya ini sudah mulai banyak, beragam,” ungkap AKBP Wahyu Kusomo Bintoro.

Barang bukti Narkoba. (Foto: man)
Barang bukti Narkoba. (Foto: man)

Guna pengembangan lebih lanjut, saat ini para terduga pelaku pengedar dan pengguna barang haram masih mejalani pemeriksaan di Mapolresta Banyuwangi. Selain menyita 93 paket sabu siap edar seberat 67.86 gram polisi juga menyita obat daftar G berbagai merek.

Diantaranya 24.410 butir Trilhexypenidyl, 1.902 butir Tramadol, 5 buah timbangan elektrik, 32 unit henpon berbagai merek, 3 unit kendaraan sepeda motor yang digunakan oleh para terduga pelaku saat menjalankan aksinya, uang tunai hasil transaksi sebanyak 1.280 ribu, dan peralatan nyabu 3 buah bong beserta pipet.

“Untuk kasus narkoba kita kenakan pasal 112 ayat 1 UU 35 tahun 2009 tentang kepemilikan narkotikan jenis sabu dengan anacaman penjara 20 tahun. Tetapi untuk kasus obat daftar G kita jerat pasal 81 ayat (2) huruf C Undang-undang Nomer 23 tahun 1992 tentang kesehatan, ancaman hukuman 7 tahun penjara,” pungkas Waka Polresta. (man)

_blank

Kabar Terkait