Iklan Banner Atas Kokoon Hotel Banyuwangi

Polresta Banyuwangi Door To Door Bagikan Ribuan Paket Sembako ke Warga Terdampak PandemiPolresta Banyuwangi


Polresta Banyuwangi Door To Door Bagikan Ribuan Paket Sembako ke Warga Terdampak Pandemi

Keterangan Gambar : Wakapolresta Banyuwangi, AKBP Didik Hariyanto berlutut memberikan sembako kepada lansia di Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, Banyuwangi. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id - Polresta Banyuwangi kembali menyalurkan ribuan paket sembilan bahan pokok (Sembako) kepada masyarakat terdampak pandemi Covid-19, Minggu (11/7/2021).

Kegiatan bakti sosial (Baksos) Bhayangkara untuk negeri tersebut dalam rangka Polri Peduli Dampak Pelaksanaan PPKM Darurat terhadap masyarakat.

Total sebanyak 1.500 paket sembako berisi beras 5 kilogram, gula 1 kilogram, minyak goreng 1 liter, 2 buah sarden, dan 10 bungkus mie instan, dibagikan oleh petugas secara door to door kepada warga kurang mampu, lansia, pedagang kecil, hingga tukang becak.

Baca Juga :

"Kami mendistribusikan 1.500 paket sembako yang selanjutnya dibagi merata ke Polsek jajaran untuk membantu masyarakat dalam menghadapi masa-masa krisis di tengah pandemi Covid-19,” ujar Wakapolresta Banyuwangi, AKBP Didik Hariyanto kepada sejumlah wartawan.

“Bakti sosial ini adalah wujud dari kepedulian kami atas situasi sulit yang sedang dihadapi masyarakat terutama para warga kurang mampu, pedagang kecil, dan lansia," imbuhnya.

Sementara itu, di Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri, kata Didik, disalurkan sebanyak 50 paket sembako kepada masyarakat terdampak pandemi dan Pemberlakuan PPKM Darurat, khususnya masyarakat di sektor non esensial dan non kritikal.

"Kami tidak pernah berhenti terus bahu membahu dan bersinergi dengan stakeholder lainnya demi mendukung program percepatan penanganan Covid-19 untuk masyarakat yang sehat dan membantu pemulihan ekonomi nasional," sambungnya.


Sejumlah lansia di Kelurahan Boyolangu, Kecamatan Giri menerima bantuan sembako dari Polresta Banyuwangi. (Foto: Istimewa)

Mantan Kapolres Bangkalan tersebut menyebutkan, kebijakan PPKM Darurat yang berimbas pada masyarakat ekonomi bawah inilah yang mendorong pihaknya melakukan bakti sosial. Menurutnya Baksos ini salah satu solusi meringankan beban masyarakat.

"Situasi PPKM Darurat ini hampir mirip dengan situasi ketika Wabah ini datang di negeri ini. Untuk mengantisipasi hal-hal yang bersifat ekonomi dan juga kesehatan, bakti sosial adalah solusi tepat untuk membantu kerja pemerintah dalam penanganan Covid-19 dan juga problem ekonomi yang menyertainya," terangnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakapolresta Didik mengimbau masyarakat untuk mematuhi intruksi Mendagri nomor 15 tahun 2021 dan Surat Edaran Bupati Banyuwangi selama penerapan PPKM Darurat.

“Kebijakan PPKM Darurat yang diambil oleh pemerintah adalah langkah tepat untuk mengurangi resiko terjadinya penularan Covid-19. Selama PPKM darurat ini sejumlah pusat-pusat perdagangan, perkantoran, hingga kantor-kantor pemerintah mengambil inisiatif untuk menutup kantor," imbuhnya.

Kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh Polsek jajaran Polresta Banyuwangi di wilayah Polsek masing-masing sejak Sabtu (10/7/2021). kemarin. (fat)


Video Terkait: