oleh

Relawan Gerakan Arus Bawah Keradenan, Kritisi Mutu Pembangunan di Banyuwangi

KabarBanyuwangi.co.id – Kelompok masyarakat kembali menyampaikan dukungannya kepada Pasangan Calon (Paslon) Bupati Banyuwangi, No-1, Yusuf Widyatmoko atau Mas Yusuf yang berpasangan dengan, KH. Muhammad Riza Aziziy atau Gus Riza.

Mereka yang menamakan diri Relawan Gerakan Arus Bawah, Dusun Curahpalung, Desa Keradenan, Kecamatan Purwoharjo, menyampaikan dukungan secara terbuka kepada pasangan Mas Yusuf – Gus Riza, Rabu (7/10/2020) malam.

Sudaryo, tokoh masyarakat Desa Keradenan langsung menukik meminta agar Mas Yusuf kelak mengoreksi keberadaan Guru Ngaji. Sudaryo menekankan, karena ana-anaknya diajar diberi pengetahui tentang agama. Namun guru ngajinya, tidak mendapatkan fasilitas apapun dari pemerintah daerah.

Baca Juga: KPU Banyuwangi Klarifikasi PAW Sugirah

Baca Juga: Ingin Usahanya Makin Maju, Warga Antusias Sambut Program UMKM Naik Kelas Ipuk-Sugirah

Baca Juga: Apakah Anggota DPRD Wajib Memiliki Ijin Cuti Kampanye?

Acara yang dihadiri Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Michael Edy Hariyanto, juga menjadi sasaran keluhan dari Sudaryo. Menurut Sudaryo, kualitas bangunan jalan dan irigasi, sangat rendah mutunya.

“Hanya beberapa waktu diresmikan, langsung rusak. Ini apa karena tidak ada pengawasan dari DPRD, atau memang sengaja demikian dilakukan para kontraktor. Mohon Pak Yusuf kalau jadi Bupati Banyuwangi kelak, harus memperhatikan ini,” keluh Sudaryo.

Jarkoni, warga asal Dusun Randuagung, Desa Keradenan mengaku pesimis program Paslon Yuris, satu warga miksin satu sarjana. Mengingat masih banyak sarjana di Banyuwangi yang menganggur. Jika ditambah lagi sarjana dari keluarga miskin, dipastikan penganguran sarjana akan bertambah.

Mas Yusuf juga meresmikan posko Relawan Gerakan Arus Bawah, Desa Keradenan. (Foto: cu`un)
Mas Yusuf juga meresmikan posko Relawan Gerakan Arus Bawah, Desa Keradenan. (Foto: cu`un)

Menanggapi kepesimisan warga, Mas Yusuf dengan sabar menguraikan proses pembangunan yang sedang berjalan dan yang akan datang. Adanya industri Kereta Api di Banyuwangi, menurut Mas Yusuf akan menyerap tenaga kerja banyak. Sekarang sudah dilakukan kerjasama dengan STM khusus jurusan industri kereta api di Banyuwangi, program ini sedang berjalan.

“Selain itu, kami berencana akan melengkapi industri di Banyuwangi dengan Industri Pertanian. Nanti setelah adanya jalan Tol Probowangi, tentu sangat mendukung industri pertanian di Banyuwangi. Pontesi pertanian di Banyuwangi, harus dilengkapi industri yang bisa menampung hasil pertanian,” ujar Mas Yusuf.

“Salah satunya hasil panen buah naga, selama ini mengandalkan pengiriman langsung ke pasar-pasar kota besar. Namun akibat jauhnya jarak tempuh, buah naga menjadi rusak saat tiba di tempat. Demikian juga saat panen raya, banyak buah naga yang terbuang. Namun jika ada industri pertanian, maka akan terserap semua. Nah, rencana itu membutuhkan negara terdidik banyak,” pungkas Mas Yusuf. (man)

_blank

Kabar Terkait