Bocah Tenggelam di Kolam Wisata Akbar Zoo, Diduga Lepas Pengawasan Orang Tua Wisata


Bocah Tenggelam di Kolam Wisata Akbar Zoo, Diduga Lepas Pengawasan Orang Tua

Keterangan Gambar : Wisata Akbar Zoo Desa Paspan, Glagah. (Foto: Fattahur)

KabarBanyuwangi.co.id - Diduga lepas dari pengawasan orang tua, seorang bocah berinisial A usia 2,5 tahun tenggelam di kolam wisata Akbar Zoo, Desa Paspan, Kecamatan Glagah, Banyuwangi, Selasa (15/6/2021).

Kapolsek Glagah, AKP Imron membenarkan kejadian bocah tenggelam tersebut. "Benar tadi sekitar pukul 13:30 WIB, ada anak usia 2,5 tahun mandi di kolam dan tenggelam," ujar Imron kepada wartawan, Selasa (15/6/2021).

AKP Imron menjelaskan, bocah tersebut mandi di kolam khusus anak-anak yang memiliki kedalaman 60 sentimeter. Namun saat kejadian, orang tuanya sedang melaksanakan salat.

Baca Juga :

"Diduga dia (korban) panik, sementara orang tuanya salat dzuhur. Sehingga anak itu tidak dalam pengawasan orang tuanya," jelasnya.

Saat kejadian, pengunjung wisata sempat berteriak meminta pertolongan. Lalu pihak keluarga dan pengelola wisata langsung menolong korban dan membawanya ke puskesmas terdekat untuk diberikan pertolongan pertama.

Lantaran korban masih dalam kondisi kritis dan tak sadarkan diri, bocah tersebut kemudian dirujuk ke IGD RSUD Blambangan. Setelah ditangani tim medis, air yang masuk ke tubuh korban bisa keluar. Tak lama kemudian bocah itu sadar.


Papan imbauan terpasang di sekitar kolam Wisata Akbar Zoo. (Foto: Fattahur)

Atas kejadian tersebut, Kapolsek mengimbau kepada pihak pengelola wisata untuk menambah petugas yang mengawasi pengunjung, bila perlu pengelola harus woro-woro memberi peringatan kepada pengunjung agar lebih mawas diri.

"Dan untuk orang tua ataupun pengunjung harus selalu diingatkan untuk mengawasi anaknya, agar kejadian serupa tak terulang kembali," pungkasnya.

Baca Juga: Bocah Tenggelam di Kolam Wisata Akbar Zoo, Kondisinya Sehat Kembali Beraktifitas

Sementara Owner Wisata Akbar Zoo Nurul Huda saat dikonfirmasi wartawan mengaku, dirinya belum mengetahui detail kronologi bocah tersebut bisa tenggelam.

"Nanti akan saya rapatkan bersama untuk kronologi lengkapnya akan saya detailkan," ujarnya.

Agar tidak terjadi peristiwa serupa, pihak pengelola wisata Akbar Zoo berjanji akan meningkatkan pengawasan serta membangun rumah pantau.

"Akan kita tingkatkan pengawasan, dan akan kami bangun rumah pantau. Selain itu, korban juga kami beri bantuan," lontarnya. (fat)