
(Foto: humas/kab/bwi)
KabarBanyuwangi.co.id – Program Warung Naik Kelas (Wenak) yang digagas Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani terus berjalan. Ribuan warung kecil di berbagai desa telah merasakan manfaat bantuan alat usaha tersebut.
Sejak diluncurkan pada 2021 hingga 2025, program ini sudah menyasar sekitar 1.559 warung rakyat. Bantuan diberikan kepada pelaku usaha kecil agar usahanya bisa berkembang.
Di tahun 2026, Bupati Ipuk
kembali menyalurkan bantuan tersebut salah satunya kepada Saimah (57), warga
Dusun Alasmalang, Desa Alasrejo, Kecamatan Wongsorejo, Senin (23/2/2026).
Saimah sudah sekitar dua tahun
berjualan makanan ringan rumahan. Ia memproduksi berbagai camilan seperti
marning jagung, keripik pisang, kacang pletek, hingga ladrang.
Bupati Ipuk mengatakan program
ini dibuat agar usaha kecil bisa naik kelas dan lebih kuat. Menurutnya, banyak
warung rakyat yang sebenarnya punya potensi berkembang. Seperti usaha Saimah.
"Makanya kita dorong melalui
program Wenak. Mudah-mudahan dengan bantuan alat usaha ini, usahanya semakin
lancar dan bisa semakin berkembang," kata Ipuk.
Setiap penerima juga mendapatkan
bantuan modal usaha senilai Rp1 juta. Dana itu bisa dipakai meng-upgrade
peralatan, menambah stok dagangan, atau memperbaiki usaha yang sudah berjalan.
Selain bantuan modal, penerima juga difasilitasi untuk memiliki Nomor Induk
Berusaha (NIB).
"Program WeNak memang
ditujukan bagi usaha mikro yang berasal dari keluarga kurang mampu. Data
penerima diusulkan oleh desa atau kelurahan, lalu diverifikasi oleh Dinas
Koperasi, Usaha Mikro, dan Perdagangan," sambung Ipuk.
Saimah mengaku bersyukur
mendapatkan bantuan tersebut. Ia berharap usahanya bisa semakin lancar dan
membantu perekonomian keluarga.
"Alhamdulillah. Kebetulan
ada perlatan memasak saya yang mulai rusak. Dengan bantuan ini, saya tidak
perlu membeli lagi peralatan yang rusak," kata Saimah.
Ditambahkan Kepala Dinas Koperasi
Usaha Mikro dan Perdagangan Banyuwangi Nanin Oktaviantie, penerima bantuan
program Wenak merupakan orang-orang yang berbeda tiap tahunnya.
"Program Wenak ini juga mendapatkan dukungan dari banyak pihak. Ada sejumlah perusahaan yang menyalurkan CSR-nya untuk Wenak," kata Nanin. (*)