Kisah Mistis dan Ragam Kuliner Juga Pesona Wisata di Pantai Watu Dodol BanyuwangiKabar Banyuwangi


Kisah Mistis dan Ragam Kuliner Juga Pesona Wisata di Pantai Watu Dodol Banyuwangi

Keterangan Gambar : Batu setinggi 6 meter dikawasan Grand Watu Dodol Banyuwangi. (Foto: Rivani Noer Maulidi)

KabarBanyuwangi.co.di – Meskipun segudang kisah mistis telah lahir dari tempat wisata yang satu ini, mulai dari cerita masyarakat tentang kesakralan batu setinggi 6 meter, hingga dikaitkan dengan gerbang menuju ke alam gaib.

Di areal seluas 7 hektar ini, pengunjung akan merasakan suasana sejuk ditemani pemandangan pesisir yang asri, hingga rimbunnya pepohonan cemara di sepanjang pantai.

Selain keindahan alam yang memukau, di tempat ini juga disediakan aneka kuliner yang menggugah selera. Mulai dari makanan khas Banyuwangi, seperti rujak soto, pecel pitik, ikan bakar hingga berbagai macam olahan lobster, dengan harga y terjangkau, mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 25 ribu saja.






Baca Juga :

Beragam fasilitas juga ada di tempat wisata ini, mulai dari areal bermain anak, camping area, hingga sensasi snorkeling melihat terumbu karang dan ikan hias yang masih asri. Untuk mendapatkan pemandangan yang menawan, para wisatawan dapat berkunjung pada pukul 13.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.

Kebanyakan dari pengunjung datang, bersama rombongan hingga mengajak keluarga. Seperti salah seorang pengunjung pantai GWD asal Surabaya, M Fachrul Fatih. Selain pantainya yang asri, aneka ragam kuliner juga menjadi daya tariknya.

“Saya berangkat bersama kawan-kawan dari Surabaya, di sini tempatnya nyaman dan enak buat liburan,” kata Fachrul.

Pengelola tempat wisata Grand Watu Dodol, Abdul Aziz mengatakan, pada awalnya tempat ini merupakan daerah tidak terawat yang biasanya dimanfaatkan oleh para nelayan setempat.

“Dulu tempat ini sepi mas, hanya ada nelayan yang melaut di sini. Namun setelah kami kelola, kini tempat ini bisa dinikmati oleh orang banyak,” ujar Aziz yang juga sebagai ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) setempat.

Azis  menambahkan, tempat wisata GWD dibuka mulai pukul 08.00 WIB sampai 18.00 WIB. Tiket masuk ke area wisata ini juga sangat ramah di kantong, hanya Rp 5.000 untuk satu orang dan Rp 2.000 untuk retribusi parkir kendaraan sepeda motor, Rp 5.000 untuk mobil, dan Rp 10.000 untuk bus.

“Kita buka dari pagi sampai petang, jadi wisatawan yang datang bisa puas menikmati keindahan pantai di sini,” ujar Aziz kepada KabarBanyuwangi.co.id, Sabtu (28/11/2020).

Di tengah wabah pandemi Covid-19, Aziz juga menghimbau kepada pengunjung yang datang untuk tetap menerapkan 3M, yaitu mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak. Sehingga wisatawan dapat menikmati pantai Grand Watu Dodol Banyuwangi, dengan aman, dan nyaman terhindar dari penularan virus corona. (riv)