oleh

Mas Yusuf Menjaring Aspirasi Wong Cilik di Warung Kopi

KabarBanyuwangi.co.id – Disela-sela padatnya menghadiri jadwal undangan masyarakat, relawan dan sejumlah komunitas, Calon Bupati (Cabup), Yusuf Widyatmoko atau biasa disapa Mas Yusuf, menyempatkan mampir pada pembukaan, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Warung Kopi Angkringan di kawasan Perumahan Griya Giri Mulya (GGM), Jl. Yos Sudarso, Kelurahan Klatak, Kecamatan Kalipuro, Sabtu (17/10/2020) malam.

Melihat kehadiran calon Bupati nomor urut 01 ini, warga sekitar juga ikut nimbrung hanya untuk beramah tamah dengan Mas Yusuf. Acara yang juga dihadiri masyarakat lintas kecamatan Kalipuro ini diawali dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol dibukanya Angkringan GGM.

Usai pemotongan tumpeng, warga yang hadir diberi kesempatan untuk ramah tamah dengan melakukan sesi tanya jawab tentang program-program yang diusung Pasangan Calon (Paslon) nomor urut 01, Mas Yusuf – Gus Riza.

“Program dari kami bukan hanya janji, melainkan sebuah program yang nanti pasti kita lakukan, karena sudah sesuai dengan perhitungan anggaran Kabupaten Banyuwangi,” tegas Mas Yusuf yang juga Wakil Bupati Banyuwangi, non aktif.
Baca Juga: Ipuk Fiestiandani Didaulat Menjadi Pembina Asosiasi Komunitas E-Sports Banyuwangi
Baca Juga: KPU Banyuwangi Umumkan Jumlah Daftar Pemilih Tetap

Qory (24) salah seorang mahasiswa warga, Kelurahan Klatak menyampaikan, bahwa program dari paslon nomor urut 01 yang berjargon Makmur Bersama Wong Cilik memang patut untuk didukung.

“Sebagai mahasiswi, saya harap CPNS lebih mengutamakan putra-putri daerah, dengan minimal IPK 3.5 itu juga terlalu berat persyaratannya,” ungkap Qory (24), Mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Banyuwangi.

Qory mahasiswi menyampaikan keluh kesah ke Mas Yusuf. (Foto: Tm Yuriz)
Qory mahasiswi menyampaikan keluh kesah ke Mas Yusuf. (Foto: Tm Yuriz)

Menimpali apa yang disampaikan oleh, Qory mahasiswi Stikes tersebut, Mas Yusuf sangat sepakat. Karena standart minimal IPK 3.5 untuk penerimaan, Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Banyuwangi dianggapnya memang terlalu tinggi.

“Standart penerimaan CPNS memang terlalu tinggi, saya rasa ini harus diturunkan, dan nanti akan lebih banyak putra-putri daerah yang lebih diprioritaskan,” tegas Mas Yusuf, disambut tepuk tangan meriah para warga.

Tidak haya itu, dihadapan para warga dan tokoh masyarakat serta pemuda Kelurahan Klatak, Mas Yusuf juga menjanjikan program 10 juta rupiah per 1 tahun kepada Karang Taruna jika kelak diberi amanat oleh rakyat untuk memimpin Banyuwangi lima tahu kedepan.

“Terimakasih banyak atas kepercayaan dan dukungannya. Kami mohon, nanti tanggal 9 Desember bisa ikut melancarkan dan mengamankan kemenangan kita, supaya nanti program-program ini akan terlaksana,” pesan Mas Yusuf.
Baca Juga: Bawaslu Banyuwangi Dampingi Ikrar Netralitas ASN Se-Kabupaten

Sementara itu, Bonari, Owner Angkringan GGM mengaku sangat bangga sekaligus bersyukur atas kehadiran calon Bupati, Yusuf Widyatmoko yang berpasangan dengan, KH. Muhammad Riza Aziziy atau Gus Riza ini.

“Saya banyak terimakasih atas kehadiran Mas Yusuf yang menyempatkan hadir ditengah banyaknya kegiatan. Mudah-mudahan program Makmur Bersama Wong Cilik yang disampaikan mas Mas Yusuf, utamanya UMKM bisa terwujud,” ujar Bonari dengan nada bangga. (man)

_blank

Kabar Terkait