oleh

Modus Kenalan di Facebook, Pelaku Curas Rampas HP dan Cincin Seorang Wanita

KabarBanyuwangi.co.id – Seorang pria yang diduga sebagai pelaku pencurian disertai kekerasan terhadap wanita di Kecamatan Cluring, Banyuwangi, diringkus tim gabungan Reserse Kriminal (Reskrim} Polsek Cluring dan Polresta Banyuwangi. Pelaku adalah BR (39), warga Dusun Sumbersuko, Desa Kesilir, Kecamatan Siliragung.

BR ditangkap lantaran diduga melakukan tindak pidana pencurian disertai kekerasan terhadap seorang wanita berinisial YA warga Kecamatan Cluring, yang tak lain teman dekatnya.

Menurut keterangan Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin, melalui Kapolsek Cluring, AKP Bejo Madrais, kasus ini bermula perkenalan korban dengan terduga pelaku di media sosial Facebook. Setelah lama menjalin komunikasi di dunia maya, terduga pelaku mengajak korban untuk jalan-jalan ke Banyuwangi menggunakan sepeda motor pada malam hari.

Namun, sesampainya di tengah jalan di persawahan Desa Sembulung, Cluring, pelaku tiba-tiba menghentikan kendaraan miliknya dengan alasan hendak buang air kecil. Begitu turun dari atas motor, terduga pelaku langsung merampas cincin dan handphone milik korban.

Baca Juga: Polisi Ciduk 36 Orang Diduga Pengedar dan Pemakai Narkoba

Baca Juga: Pria Beristri 3 Jadi Tersangka Dugaan Pernikahan Dini Anak 12 Tahun

Baca Juga: Heboh!! Anak Umur 12 Tahun Diduga Nikah Siri Dengan Pria Beristri

Korban yang berupaya melawan akhirnya terjatuh setelah didorong oleh terduga pelaku dan diinjak di bagian perut hingga korban terjatuh tidak berdaya. Mengetahui korbannya terjatuh, terduga pelaku meninggalkan teman wanitanya ini seorang diri di areal persawahan dengan membawa lari barang berharga milik korban.

“Akibat perbuatan pelaku, korban mengalami kerugian hingga Rp 3,4 juta. Korban juga sempat melakukan perlawanan, dan berupaya menarik plat nomor motor pelaku. Tapi upayanya tidak berhasil menghentikan aksi kejahatan pelaku. Korban langsung lapor ke kami dan langsung kita tindak lanjuti,” kata Kapolsek Cluring AKP Bejo Madrais, Jumat (17/7/2020).

Kapolsek Cluring menambahkan, setelah mendapat laporan, tim gabungan langsung bergerak cepat untuk melakukan penangkapan. Dalam aksi perburuan, petugas sempat dibuat repot oleh ulah terduga pelaku, dan sempat terjadi aksi kejar-kejaran. Beruntung petugas berhasil meringkus setelah tim pemburu maling ini melumpuhkan terduga pelaku dengan timah panas di kakinya.

“Saat penangkapan memang benar sempat terjadi kejar-kejaran, karena pelaku mencoba melawan petugas, dan melarikan diri mengunakan sepeda motornya di jalan kampung yang sempit, membuat petugas harus hati-hati. Akhirnya oleh petugas dilakukan tindakan tegas dan terukur,” jelas AKP Bejo Madrias, Kapolsek Cluring.

Petugas menunjukan barang bukti handphone hasil milik korban. (Foto: istimewa)
Petugas menunjukan barang bukti handphone milik korban. (Foto: istimewa)

Selain mengamankan terduga pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa handphone milik korban, dan satu unit sepeda motor milik terduga pelaku. Sedangkan barang bukti hasil rampasan berupa cincin milik korban sudah dijual, dan uangnya sudah habis digunakan untuk berfoya-foya.

Saat ini kasus dugaan pencuran disertai dengan kekerasan masih terus didalami oleh penyidik. Polisi mengimbau kepada masyarakat untuk lebih berhati-hati saat berkenalan dengan orang melalaui media sosial (Medsos).

“Atas perbuatannya, pelaku kita jerat dengan pasal 365 KUHP tentang pencurian disertai kekerasan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. Imbauan kami kepada seluruh masyarakat agar tidak mudah percaya dengan orang lain. Apalagi kalau kenalan lewat medsos, jangan langsung mau kalau diajak jalan-jalan. Karena untuk memuluskan aksinya, pelaku kejahatan bisa saja berpura-pura menjadi orang baik tanpa kita ketahui sebelumnya,” pungkas Kapolsek Cluring. (man)

_blank

Kabar Terkait