oleh

Polisi Selidiki Lebih Dalam Terbakarnya Gudang Serabut Kelapa di Rogojampi

KabarBanyuwangi.co.id – Polisi bakal melakukan penyelidikan lebih mendalam kasus terbakarnya gudang serabut kelapa di Dusun Karangsari, Desa Kedaleman, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi yang hangus terbakar pada, Selasa (15/9/2020) kemarin.

“Hari ini kami sudah melakukan kordinasi dengan Pak Kasat Reskrim dan Tim Inafis Polresta Banyuwangi untuk melakukan olah TKP di lokasi kebakaran,” kata Kapolsek Rogojampi Kompol Agung Setyo Budi saat ditemui di Mapolresta Banyuwangi, Kamis (17/9/2020).

Di lokasi kebakaran, lanjut Agung, saat ini sudah dipasang police line untuk mengantispasi apabila gudang yang terbakar itu diangsurasikan.

Baca Juga: Gudang Serabut Kelapa Belakang KSP Tinara Rogojampi Terbakar

Baca Juga: Gudang Rongsokan Plastik di Desa Sarimulyo, Cluring Terbakar

Baca Juga: Diduga Korsleting Listrik, Rumah Kos di Kawasan LCM Ketapang Terbakar

Hingga kini, kata Kapolsek, belum diketahui penyebab terbakarnya gudang serabut kelapa tersebut. Diketahui gudang serabut kelapa yang terletak di belakang Koperasi Simpan Pinjam Multi Dana Sejahtera (KSP Tinara) ini sudah terbakar yang ketiga kalinya.

“Hingga kini masih belum diketahui penyebab kebakaran, karena masih dalam penyelidikan mendalam. Yang jelas, dari hasil komunikasi dengan owner, insiden kebakaran itu menyebabkan kerugian sekitar 1,5 miliar,” terangnya.

Petugas berjibaku memadamkan kobaran api yang membakar tumpukan serabut kelapa. Foto: dok istimewa)
Petugas berjibaku memadamkan kobaran api yang membakar tumpukan serabut kelapa. Foto: dok istimewa)

Seperti diberitakan, gudang serabut kelapa tersebut terbakar hebat pada Selasa (15/9/2020) petang sekitar pukul 18:40 WIB. Sedikitnya lima unit pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api yang terus mebesar.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, hanya serabut kelapa saja yang terbakar. Sayangnya, saat sejumlah wartawan hendak masuk gudang untuk melakukan peliputan terjadinya kebakaran yang kerap terjadi di gudang ini, dilarang oleh scurity dengan menutup rapat pintu masuk utama. (fat)

_blank

Kabar Terkait