oleh

Protap Kesehatan Covid-19 Tak Lengkap, 382 Calon Penumpag KA Ditolak

KabarBanyuwangi.co.id – Sebanyak 1.471 penumpang telah diangkut PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 9 Jember pada masa seminggu (12-18 Juni) pengoperasian kembali KA. Sedangkan sebanyak 382 calon penumpang tidak dapat melanjutkan perjalanannya, atau ditolak karena tidak memenuhi persyaratan yang ditetapkan, yaitu tidak menyertakan dokumen kesehatan Covid-19.

“Sejak dioperasikannya kembali KA Reguler mulai 12 Juni, terdapat 1.853 penumpang yang kami verifikasi dimana 382 (20%) penumpang KA ditolak berangkat karena tidak memenuhi persyaratan untuk melakukan perjalanan,” ujar Manager Humas KAI Daop 9 Jember, Mahendro Trang Bawono, Jumat (19/6/2020).

Seperti diketahui, untuk dapat melakukan perjalanan menggunakan KA, para calon penumpang diwajibkan melengkapi persyaratan, dan mematuhi aturan yang telah ditetapkan. Salah satunya adalah surat bebas Covid-19, sesuai Surat Edaran Gugus Tugas Covid-19 No 7 Tahun 2020.

Para calon penumpang juga wajib menunjukkan surat uji PCR (polymerase chain reaction), dengan hasil negatif yang berlaku selama 7 hari, atau surat keterangan uji Rapid-test dengan hasil non-reaktif yang berlaku 3 hari. Kemudian apabila di daerahnya tidak memiliki fasilitas tes PCR ataupun Rapid-tes, calon penumpang dapat menggunakan surat keterangan bebas gejala influenza (influenza-like illness).

Baca Juga: Tidak Melengkapi Dokumen Protokol Kesehatan Covid-19, Puluhan Penumpang KA Ditolak

Baca Juga: Mulai 12 Juni, PT KAI Daop 9 Jember Kembali Operasikan 4 KA

Mahendro menambahkan, saat ini pihaknya telah melakukan sosialisasi untuk mengingatkan masyarakat agar sebelum membeli tiket kereta api dapat mempersiapkan berkas-berkas yang disyaratkan untuk melakukan perjalanan. Selain dokumen kesehatan, penumpang juga diharuskan memakai masker, pakaian berlengan panjang/jakat, dan face shield baik ketika berada di stasiun maupun di atas KA.

“Khusus penumpang dengan usia dibawah 3 tahun yang menggunakan KA jarak jauh, diminta untuk membawa face shield pribadi. Untuk penumpang dewasa, face shield akan disediakan oleh KAI,” ujarnya.

Dengan adanya pemeriksaan dokumen kesehatan, Mahendro menghimbau kepada calon penumpang untuk datang paling lambat 30 menit sebelum jadwal keberangkatan.

“Kami berharap ketentuan-ketentuan di atas bisa dipatuhi dan dipersiapkan dengan baik oleh calon penumpang sebelum membeli tiket kereta api agar dapat bepergian menggunakan kereta api,” tutupnya. (man)

_blank

Kabar Terkait