Rumah Seorang Magersari di Banyuwangi Ambruk Dampak Bencana Tanah BergerakPolsek Glagah


Rumah Seorang Magersari di Banyuwangi Ambruk Dampak Bencana Tanah Bergerak

Keterangan Gambar : Forkopimcam Glagah bersama warga gotong-royong dirikan rumah baru agar segera bisa dihuni oleh Warisan. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id - Tanah bergerak terjadi di Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi. Akibatnya, satu bangunan rumah ambruk. Beruntung tidak sampai menelan korban jiwa.

Kapolsek Glagah, AKP Maskur menyampaikan, bangunan rumah yang ambruk itu milik seorang kakek bernama Warisan (91), warga Lingkungan Watu Ulo, RT 03 RW 01, Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah.

"Kejadiannya Rabu sore kemarin. Namun saat kejadian, korban sedang tidak berada di rumahnya," ujar Maskur, Kamis (13/1/2022).

Baca Juga :

Menurut Maskur, hujan deras sempat mengguyur wilayah tersebut, yang mengakibatkan tanah di sekitar rumah tergerus, sehingga rumah miring lalu ambruk. Tak hanya rumah, bekas kandang sapi yang berada di dekat rumah korban, juga terkena dampak.

"Bangunan rumah korban yang terbuat dari kayu dan bambu tersebut memang sudah tua, kayu dan bambunya sudah lapuk termakan usia," katanya.


Forkpimcam Glagah memberikan bantuan kepada korban terdampak bencana. (Foto: Istimewa)

Sang kakek, tambah Maskur, tinggal seorang diri. Dia adalah seorang magersari. Bangunan rumah yang ditempati Warisan itu berdiri di tanah milik bosnya.

Rumah Warisan yang ambruk kini mulai diperbaiki. Forkopimcam Glagah mendatangi dan memberikan bantuan kepada warganya yang terkena musibah.

"Disana kami bersama warga saling bahu-membahu, membantu mendirikan rumah baru yang layak agar bisa ditempati kembali," tambahnya.

Ia berharap, kepada masyarakat melakukan antisipasi bencana, agar kejadian serupa tak terulang kembali. (fat)