oleh

Sempat Jadi Buronan, Direktur Jasa Penagihan di Banyuwangi Ditangkap Polisi

KabarBanyuwangi.co.id – Pria berinisial AW (48) seorang direktur salah satu perusahaan jasa alihdaya penagihan (debt collector), multifinance di Banyuwangi ditangkap Satuan Reskrim Polresta Banyuwangi.

Pria asal Dusun Glondong, Desa Watukebo, Kecamatan Blimbingsari, Banyuwangi itu ditangkap aparat lantaran diduga telah menjadi dalang penarikan mobil kredit secara paksa.

Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka ini merupakan hasil pengembangan penyelidikan dari kasus sebelumnya yang terjadi pada 25 November 2019 lalu di wilayah Kecamatan Genteng, Banyuwangi.

Baca Juga: Tarik Paksa Kendaraan Kreditan, Oknum Debt Collector Dibekuk Polisi

Baca Juga: Polisi Tembak Kaki Residivis Pelaku Jambret Dalam Operasi Sikat Semeru 2020

Baca Juga: Polisi Bekuk Diduga Sindikat Penipu Modus Hack Nomer HP dan WA Lintas Provinsi

Saat itu, kepolisian berhasil mengamankan dua orang tersangka. Kemudian polisi melakukan pengembangan penyelidikan guna mengetahui siapa dibalik penarikan mobil Innova Reborn warna hitam dengan nopol P 1736 WD tersebut.

“Sebelumnya kita mengamankan dua orang tersangka yang melakukan penarikan mobil. Selanjutnya kita mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap siapa yang memerintah pengambilalihan kendaraan tersebut. Dan tersangkanya sudah kita amankan,” ujar Arman saat jumpa pers di Mapolresta Banyuwangi.

Barang bukti mobil Innova Reborn warna hitam nopol P 1736 WD. (Foto: fat)
Barang bukti mobil Innova Reborn warna hitam nopol P 1736 WD. (Foto: fat)

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat pasal berlapis. Yakni Pasal 365 ayat (2) ke 1 dan 2 KUHP Jo Pasal 53 ayat (1) KUHP subs Pasal 368 ayat (2) KUJP Jo Pasal 53 ayat (1) KUHP subs Pasal 335 ayat (1) KUHP.

“Ancaman hukumannya maksimal 12 tahun penjara,” pungkas Arman.

_blank

Kabar Terkait