Akibat Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Dapur Rumah Warga Glagah

Akibat Angin Kencang, Pohon Tumbang Timpa Dapur Rumah Warga Glagah

Pohon kelapa roboh menimpa dapur rumah warga hingga rusak. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id - Angin kencang yang melanda Kabupaten Banyuwangi, mengakibatkan pohon kelapa tumbang menimpa dapur rumah warga di Desa Kampunganyar, Kecamatan Glagah.

Akibat kejadian itu, dapur rumah milik Siti Aminah (43), itu rusak parah. Beruntung dia selamat.

Sebelum kejadian, Siti Aminah beraktivitas memasak di dapur. Saat masih mengurus beberapa hal di dalam dapur, dia keluar rumah untuk mencuci sayuran yang akan dimasak.

Baca Juga :

Ketika wanita itu meninggalkan dapur, angin kencang melanda. Bersamaan dengan datangnya angin kencang, pohon kelapa di belakang rumah tiba-tiba roboh.

Pohon kelapa yang roboh itu menimpa atap dapur rumah Siti yang terbuat dari kayu. Seketika, bangunan rata dengan tanah.

"Itu sekitar pukul 10:00 WIB, waktu saya baru saja keluar dapur," kata Siti kepada wartawan.

Kejadian itu membuat Siti syok. Namun ia bersyukur selamat dari kejadian itu. Tapi, Siti dan keluarganya kini sedih atas musibah tersebut, dia juga khawatir ada musibah susulan.

"Ya khawatir kalau roboh lagi. Dan binggung juga mau masak di mana setelah ini," ungkap Siti.

Tak lama setelah kejadian, petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi tiba di lokasi.

Petugas dibantu warga membersihkan material rumah yang ambruk dan pohon yang menimpa rumah. Petugas juga mendiskusikan persoalan pohon kelapa yang masih berdiri agar tak membahayakan ketika angin datang. Karena sejak beberapa hari lalu hingga kini, angin kencang masih menghantui warga.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi mencatat kecepatan angin mencapai 30 knot atau setara 55,56 kilometer per jam. 

Prakirawan BMKG Banyuwangi, Anjar Trionohadi mengatakan, kondisi ini disebabkan adanya tekanan udara lemah yang dapat mempengaruhi kecepatan angin.

"Kami imbau kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi angin kencang ini, dengan memangkas pohon yang terlalu rindang, dan menjauhi pohon tua dan lapuk, saat berada di jalan," ungkap Anjar. (fat)