Inovasi Siprada DPRD Banyuwangi Tuai Apresiasi Banyak PihakDPRD Banyuwangi


Inovasi Siprada DPRD Banyuwangi Tuai Apresiasi Banyak Pihak

Keterangan Gambar : Kasubag Keprotokolan dan Tata Usaha Sekretariat DPRD Banyuwangi, Imam Basuki. (Foto: Fattahur)

KabarBanyuwangi.co.id - Inovasi Sistem Informasi Pembentukan Peraturan Daerah (Siprada) yang dilakukan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Banyuwangi, mendapat respon baik dari masyarakat bahkan dari luar daerah.

"Inovasi ini baru diluncurkan satu bulan lebih tersebut sudah mendapat respon positif dari masyarakat. Bahkan Sekretariat DPRD dari daerah lain juga mengapresiasi," ujar Kasubag Keprotokolan dan Tata Usaha Sekretariat DPRD Banyuwangi, Imam Basuki, Selasa (14/9/2021).

Sepengetahuannya, inovasi berbasis IT ini baru dimiliki Banyuwangi, sedangkan di DPRD Kabupaten/Kota lain masih belum. Sehingga, tidak sedikit sekretariat dewan dari luar daerah tertarik dan ingin belajar ke Banyuwangi.

Baca Juga :

"Seperti sewaktu kita berkunjung ke DPRD Badung, Bali misalnya, mereka sangat mengapresiasi. Mereka ingin ke Banyuwangi dan mau belajar tata caranya, prosesnya seperti apa," ungkapnya.

Imam menerangkan, inovasi Siprada ini digunakan untuk memberikan pelayanan informasi pembentukan Raperda yang sedang dibahas DPRD bersama pemerintah daerah dengan memberi keleluasaan kepada masyarakat untuk ikuti berperan serta memberikan masukan, pendapat maupun kritik yang membangun agar tercipta peraturan daerah yang berkualitas dan pro rakyat.

"Masyarakat bisa mengikuti alur perkembangan pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda). Katakan Raperda tentang pertanian, jadi masyarakat bisa mengetahui alurnya, oh sekarang yang dibahas pasal ini, masyarakat bisa memberi masukan disitu," paparnya.

Untuk dapat mengakses Siprada, kata Imam, masyarakat cukup membuka situs atau website resmi dprd.banyuwangikab.go.id. Kemudian memilih menu akun untuk mendaftar dengan menyertakan foto KTP bagi perseorangan dan logo organisasi bagi kelompok masyarakat.

Setelah terdaftar dan mendapat verifikasi dari admin, masyarakat sudah bisa mengakses dan menyampaikan aspirasinya.

Dengan adanya inovasi Siprada, dapat memberikan ruang kepada masyarakat Banyuwangi agar ikut memantau proses pelaksanaan khususnya pembahasan peraturan daerah. (fat)