oleh

Kemenparekraf Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Gerakan Indonesia BISA

KabarBanyuwangi.co.id – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) terus melakukan terobosan, agar dunia pariwisata tetap bisa bertahan pada masa sulit ini. Upayanya tidak sebatas memberi motivasi kepada pelaku pariwisata, tetapi juga melakukan pelatihan guna meningkatkan kwalitas Sumber Daya Manusia (SDM).

“Sektor pariwisata adalah sektor ekonomi yang paling terdampak pada masa pandemi Covid-19 saat ini. Karena itu, harus dilakukan upaya menggerakkan kembali sektor ini melalui tatanan kenormalan baru dengan mengedepankan protokol kesehatan,” kata Direktur Pengembangan Destinasi Regional 1 Jawa Timur, Ir. Oni Yulfian di Songgon, Banyuwangi, Kamis (1/10/2020).

Baca Juga: Tingkatkan SDM Pariwisata, Disbudpar Gelar Berbagai Pelatihan

Baca Juga: Disbudpar Banyuwangi Atur Strategi, Hadapi Dunia Pariwisata 2021

Baca Juga: DKB Akan Pertemukan Kalangan Seniman Tradisional Dengan Seniman Santri

Agar daya tarik wisata tetap terjaga dan terpelihara, Kemenparekraf menyerahkan bantuan alat-alat kebersihan, untuk 5 destinasi wisata yang ada di wilayah Kecamatan Songgon, yakni: Hutan Pinus Songgon, Rowo Bayu, Air Terjun Temcor, Bospro dan Air Terjun Telunjuk Raung.

Lebih jauh Oni Yulfian menjelaskan, dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata, Kemenparekraf akan terus berupaya melakukan terobosan dan inovasi pengembangan pawirisata. Salah satunya melalui gerakan Indonesia BISA (bersih, indah, sehat, aman).

Ir Oni Yulfian saat menyerahkan bantuan alat-alat kebersihan untuk destinasi. (Foto: bud)
Ir Oni Yulfian saat menyerahkan bantuan alat-alat kebersihan untuk destinasi. (Foto: bud)

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Banyuwangi, MY Bramuda di hadapan 100-an orang perwakilan dari 20 Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), menegaskan, ada 3 poin kunci agar perekonomian melalui pariwisata bisa kembali bangkit pada selesai masa pandemi.

“Optimis dengan berbagai langkah mengikuti strategi bersama, kolaborasi pemerintah daerah dan pusat, serta menjalankan layanan wisata dengan cara kenormalan baru protokol kesehatan, penerapan sehat, ramah lingkungan dibidang pariwisata,” kata Bermuda. (bud)

_blank

Kabar Terkait