oleh

Konsolidasi AMM dan Penasehat IMR, Segera Aktifkan Kembali Ikawangi Malang Raya

KabarBanyuwangi.co.id – Minggu, 30 Agustus 2020 kemarin, diadakan Arisan rutin bulanan oleh AMM (Akademi Madang Maning). Dalam pertemuan kali ini, juga diundang pengurus Ikawangi Malang Raya (IMR), untuk konsultasi dan konsolidasi antara AMM dan IMR sebagai induk organisasi.

AMM sendiri ada, setelah IMR cenderung vakum dari segala aktivitas. Meskipun sifatnya orgnisasi sementara dan tetap bersikeras menghidupkan induknya yaitu IMR. Namun AMM dalam rentang waktu 2 tahun lebih telah melakukan aktiviats kegiatan sosial budaya, sebagaimana Paguyuban Daerah pada umumnya.

Mulai dari arisan rutin setiap bulan sekali, anjangsana ke anggota, gelar kesenian Banyuwangi dan perintahan Mualud Nabi Muhammad SAW dengan tradisi Endog-endoha khas Banyuwangi yang diselenggarakan di Malang.

Baca Juga: ISG Sumut, Merajut Silaturahmi Membangkitkan Kegiatan Roda Ekonomi

Baca Juga: “Akademi Madang Maning” (AMM), Wadah Orang Banyuwangi di Malang

Baca Juga: Riuhnya Suasana, Bila ISG Pelalawan Riau Bertemu Sesama Dulur Banyuwangi

Dalam pertemuan konsolidasi kemarin, dari pengurus IMR hadir 3 orang pembina yang memberi paparan tentang kepengurusan IMR ke depan. Salah satunya masa bakti pengurus diusulkan dari 1 tahun menjadi 3 tahun, untuk memberi kesempatan pengurus berkiprah mewujudkan gagasannya. Kalau masa bakti hanya 1 tahun, ibarat orang masing merangkak mau berdiri sudah diganti.

Pak Baroji, Ketua Sanggar seni Rempeg Jogopati Ikawangi Malang Raya, menjelaskan awak bedirinya IMR hingga memiliki Sanggar Seni. (Foto: istimewa)
Pak Baroji, Ketua Sanggar seni Rempeg Jogopati Ikawangi Malang Raya, menjelaskan awak bedirinya IMR hingga memiliki Sanggar Seni. (Foto: istimewa)

Kedua, hasil pertemuan kali ini disepakati pula, pembina akan berkoordinasi dengan pengurus IMR lainnya, guna dibawa ke pertemuan bulan depan, yang Insyaa Allah di rumah Bu Endang (Tojo), di Kelurahan Tunggul Wulung Malang.

Arisan yang diadakan Minggu lalu adalah arisan yang seharusnya dilaksanakan 2 Minggu lalu. Namun berhubung tuan rumah ada keperluan yang tidak bisa ditinggalkan, maka arisan baru bisa dilaksanakan Minggu kemarin. Arisan dan pertemuan antara pengurus AMM dan pembina IMR kemarin, di rumah Bu Ragil Handayani, eks penyiar RKPD Banyuwangi yang sekarang tinggal di Perum Griya Shanta Malang.

Sebagaimana acara khas AMM, selalu diakhiri dengan makan-makan menu masakah khas Banyuwangi. Kalau tidak Pecel Pitik, pasti ada Sambel Tempong, serta menu khas Banyuwangi lainnya sebagai tanda tindu kampung halaman.

(Penulis: M. Azam warga asal Desa Gumirih, Kecamatan Singojuruh yang sekarang tingggal di Malang)

Redaksi menerima tulisan dari para Netizen, tentang apa saja asal tidak mengandung sara dan ujaran kebencian. Mulai dari Wisata, Kuliner atau cerita perjalanan. Bisa dikirim lewat email redaksi@kabarbanyuwangi.co.id atau melalui WhatsApp (WA) +6289682933707, beserta foto dan keterangannya. Terimakasih.

_blank

Kabar Terkait