oleh

Mas Yusuf Akan Melibatkan Keterwakilan Rakyat Dalam Proses Perencanaan Pembangunan

KabarBanyuwangi.co.id – Yusuf Widyatmoko, Calon Bupati Banyuwangi nomor 01 atau yang akrab disapa Mas Yusuf, berkesempatan menghadiri deklarasi di halaman rumah Suwanto, Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH), di Desa Sumbermulyo, Kecamatan Pesanggaran, Banyuwangi, Rabu (7/10/2020).

Dalam deklarasi ini, sejumlah Kelompok Tani Hutan (KTH) maupun Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) di berbagai wilayah, mulai dari Sumbermulyo, Siliragung, Wonorahayu, Pendowo Mulyo, Tambakagung, Sukorejo, Wonoasih hingga Wanawisata Alas Purwo, berharap, jika Mas Yusuf diberi amanah menjadi Bupati, bisa mendukung kehutanan sosial.

“Kalau UMKM di sini, memang sempat ter-cover. Namun, selama 10 tahun ini, akses jalan Desa Sumbermulyo bisa dilihat sendiri kondisinya. Kami berharap dengan mendukung paslon nomor satu, semua unek-unek kami, termasuk unek-unek para ketua KTH LMBH se-Banyuwangi bisa terselesaikan,” kata Suwanto dalam mengisi sambutan sebagai tuan rumah.
Baca Juga: Bertemu Pelukis, Ipuk Siapkan Program Pameran Lebih Sering hingga Akademi Lukis
Baca Juga: Apakah Anggota DPRD Wajib Memiliki Ijin Cuti Kampanye?
Baca Juga: KPU Banyuwangi Buka Pendaftaran KPPS, Inilah Syaratnya

Relawan Rejo Semut Ireng, relawan masyarakat yang selalu mendampingi KTH dan LMDH di Banyuwangi, ikut hadir dalam acara Deklarasi tersebut. Relawan Rejo Semut Ireng, konsiten mendampingi warga pinggir hutan, untuk mendapatkan kesejahteraan maupun keadilan dalam kehutanan sosial.

Hendrik, Wakil Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Semut Ireng yang kebetulan tinggal di Banyuwangi, mengatakan, sejak tahun 2017, sudah memperjuangkan hak-hak warga dalam hal kehutanan sosial. Sejumlah KTH dan LMDH yang didampingi Semut Ireng sudah mendapatkan SK Rekognisi atau pengakuan akses pengolah lahan hutan.

“Selama 4 tahun perjuangan kami, tidak ada keterlibatan pemerintah daerah. Bahkan selama SK ini keluar, dalam hal bantuan seperti alat, akses kita tidak pernah ada campur tangan dinas terkait, rata-rata langsung dari kementrian,” jelas Hendrik.

Mas Yusuf mendengarkan keluhan sejumalah Kelompok Tani Hutan (KTH) maupun Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). (Foto: Cu`un)
Mas Yusuf mendengarkan keluhan sejumalah Kelompok Tani Hutan (KTH) maupun Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH). (Foto: Cu`un)

Menanggapi semua keluhan warga Pinggir Hutan, Mas Yusuf bisa memahami apa yang dikeluhakan dan dirasakan. Mengingat sebelum terjun ke partai politik, Mas Yusuf mengaku sudah malang melintang melakukan pekerjaan pendampingan. Jika terpilih menjadi Bupati Banyuwangi, Mas Yasuf berjanji akan melibatkan masyarakat dalam setiap proses pembangunan.

“Ini sudah berkali-kali saya katakan, ke depan kebijakan pembangunan harus melibatkan rakyat. Artinya, saat menyusun program pembangunan harus ada perwakilan dari masyarakat. Misalnya pembangunan Pertanian pinggir hutan, maka saya akan memanggil perwakilan dari kelompok masyarakat pinggir hutan. Jadi pembangunan yang dilakukan, sesuai harapan dari masyarakat yang disasar,” kata Mas Yusuf yang disambut tepuk tangan. (man)

_blank

Kabar Terkait