Melalui Kids Fun Day, ASTON Banyuwangi Gelar Pelatihan Olah Eco EnzymeASTON Banyuwangi Hotel and Conference Center


Melalui Kids Fun Day, ASTON Banyuwangi Gelar Pelatihan Olah Eco Enzyme

Keterangan Gambar : Pelatihan olah eco enzyme di Lobby ASTON Banyuwangi. (Foto: Firman)

KabarBanyuwangi.co.id – Bertujuan memberi fasilitas kepada anak-anak, ASTON Banyuwangi Hotel and Conference Center bersama Banyuwangi Osoji Club (BOC) menggelar pelatihan mengolah eco enzyme, Minggu (19/6/2022) pagi.

Pelatihan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian acara reguler bertajuk "Kids Fun Day" yang rutin digelar setiap hari Minggu bersama maskot Mr. Rubi di Lobby ASTON Banyuwangi.

Hilman Thontowi, Marketing Communication (Marcomm) ASTON Banyuwangi menjelaskan, acara reguler ini merupakan bentuk kepedulian kepada buah hati para tamu yang menginap berupa kegiatan, permainan dan berbagai aktivitas mengasah kreatifitas.

Baca Juga :

“Bekerja sama dengan BOC, kali ini Kids Fun Day digelar cukup berbeda dengan mengedukasi anak-anak untuk dapat peduli terhadap lingkungan. Yaitu bagaimana cara mengolah sampah," jelas Hilman.

Hilman menambahkan, orang tua dari anak-anak yang mengikuti kegiatan maupun para tamu juga ikut tertarik dan antusias untuk mengenal tentang eco enzyme.

"Melalui kegiatan ini mereka tahu bahwa sampah organik atau kulit dari buah-buahan yang biasanya dibuang begitu saja dapat dijadikan cairan eco enzyme," tambahnya.


Anak-anak praktek secara langsung mencampurkan bahan mengolah eco enzyme. (Foto: Firman)

Perlu diketahui, Banyuwangi Osoji Club (BOC) dalam bahasa Jepang, "osoji" berarti bersih-bersih adalah komunitas peduli lingkungan. Dinahkodai oleh Dr. Bintari Wuryaningsih, komunitas beragam kalangan ini sudah aktif sejak tahun 2015 lalu.

Dr. Bintari, Ketua BOC mengaku terkesan dapat bersinergi dengan ASTON Banyuwangi yang melibatkan anak-anak dalam menyalurkan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan.

"Saya lihat di sini anak-anak senang melihat balon warna-warni yang dijadikan penutup botol fermentasi. Sehingga mereka tertarik untuk kita kenalkan bahan-bahan dan tata cara membuat eco enzyme," ungkap perempuan yang berprofesi sebagai dokter di Rumah Sakit Islam (RSI) Fatimah Banyuwangi itu.

Dirinya menerangkan, mengolah eco enzyme hanya membutuhkan bahan dan alat yang sering diproduksi oleh masyarakat. Yakni sisa kulit buah-buahan atau limbah sayur sebagai bahan utama, gula, air dan botol plastik bekas.

"Anak-anak kita perlihatkan bagaimana cara mencampurkan bahan dalam mengolah eco enzyme. Bahkan mereka juga antusias untuk ikut praktek secara langsung," terangnya.

"Bekolaborasi dengan komunitas Eco Enzyme (EE) Nusatara Banyuwangi, kami BOC akan terus berusaha mengenalkan cairan multiguna ini kepada masyarakat," tambah Dr. Bintari dengan semangat.


Usai kegiatan, Dr. Bintari dan M. Rubi berswafoto dengan anak-anak. (Foto: Firman)

Karena kandungannya, cairan berwarna coklat tua dan beraroma fermentasi (asam manis) ini diketahui memiliki berbagai manfaat yang dapat diaplikasikan dalam rumah tangga, pertanian dan peternakan. Mulai dari sebagai cairan pembersih rumah tangga untuk mencuci piring atau deterjen, pupuk, insektisida, antiseptik, dan sebagainya.

Sebagai informasi, ke depan Kids Fun Day di ASTON Banyuwangi akan tetap digelar setiap hari Minggu dengan beragam konsep kegiatan yang sudah disiapkan.

Acara reguler ini disajikan gratis bagi para tamu yang menginap. Sedangkan untuk para tamu pengunjung, dibanderol Rp. 45.000/pax sudah termasuk sarapan untuk anak-anak.

Bagi kalian yang ingin mengikuti kegiatan, produk, dan promo yang beragam dari ASTON Banyuwangi, dapat menghubungi +6281133303888 atau melalui akun media sosial Instagram @astonbanyuwangi. (man)