oleh

Motor Tabrak Bak Truk Tebu, Mahasiswi Unej Tewas di Jalan Raya Jember-Glenmore

KabarBanyuwangi.co.id – Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Jember – Banyuwangi tepatnya di simpang tiga Wadung Dongkaran, Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, Rabu (7/10/2020) malam. Seorang pengendara motor tewas di lokasi kejadian setelah kendaraannya menabrak bagian belakang bak truk tebu yang baru saja berbelok dari arah berlawanan.

Korban adalah Lindi Pramita Wiguna (23), warga RT 05/ RW 05 Dusun Umbulrejo, Desa Bagorejo, Kecamatan Srono, Banyuwangi. Diketahui, korban merupakan seorang mahasiswi Fakultas Kimia Universitas Jember yang hendak pulang kampung ke rumahnya.

Menurut keterangan Kasat Lantas Polresta Banyuwangi, Kompol Kadek Ari Mahardika, melalui, Kanit Lantas Polsek Kalibaru, Iptu Nanang Wardhana menjelaskan, peristiwa naas ini terjadi saat hujan lebat terjadi. Saat itu, korban yang mengendarai motor seorang diri melaju dari arah Kalibaru menuju Banyuwangi.

Baca Juga: Kecelakaan Maut, Dua Korban Melayang Ditabrak Minibus

Baca Juga: Truk Parkir Ditabrak Motor, Pengedara Tewas di Lokasi Kejadian

Baca Juga: Berangkat Kerja, Karyawan Finance Tewas Dilindas Truk Gandeng

Sesampainya di lokasi kejadian, diduga tidak sempat melakukan pengereman, kendaraannya langsung menghantam bagian belakang bak truk tebu yang baru saja menyeberang jalan di pertigaan untuk berbelok arah menuju arah Kalibaru. Naas, karena benturan yang cukup kuat, korban tewas di lokasi kejadian dengan luka yang cukup serius di bagian kepala.

Sepeda motor Honda Beat warna hitam nomor polisi B-4296-TWZ milik korban juga ringsek tidak berbentuk setelah menabrak truk tebu yang dikemudikan Sulastoro (45) warga Jalan Hayam Wuruk, Kaliwates, Jember.

“Korban tewas di TKP dengan luka serius di wajahnya. Diduga korban tidak sempat melakukan pengereman dan sudah terlalu dekat, akhirnya sepeda motor korban yang melaju agak kencang ini menabrak bak truk tebu bagian belakang sebelah kanan yang baru saja menyeberang,” jelas Iptu Nanang kepada kabarbanyuwangi.co.id melalui sambungan telepon.

Sepeda Motor korban ringsek. (Foto: istimewa)
Sepeda Motor korban ringsek. (Foto: istimewa)

Nanang menambahkan, kecelakaan terjadi selain kurangnya kehati-hatian dari pengendara motor maupun pengemudi truk, juga disebabkan adanya hujan lebat, sehingga jarak pandang sangat terbatas. Untuk itu pihaknya mengimbau kepada pengguna jalan raya untuk lebih hati-hati saat berkendara jika hujan sedang mengguyur.

“Kondisi hujan rawan terjadi kecelakaan. Jarak pandang terbatas, jalan juga jadi licin. Jadi kami imbau masyarakat menunda dulu perjalanannya jika hujan terjadi agar peristiwa serupa tak terulang. Jangan ngebut-ngebut juga kalau naik motor waktu hujan lebat terjadi,” imbuhnya.

Sementara itu, jenazah korban yang tergeletak di tengah jalan langsung dievakuasi oleh Tim Unit Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) Polsek Kalibaru menuju Rumah Sakit Bhakti Husada Krikilan – Glenmore untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga. Akibat kecelakaan ini jalan raya penghubung Kabupaten Banyuwangi dan Jember sempat tersendat beberapa jam akibat banyaknya warga maupun pengendara lain yang melihat proses evakuasi.

“Alhamdulillah lalu lintas sudah berangsur normal kembali. Jenazah masih dievakuasi ke rumah sakit oleh anggota dengan dibantu warga. Sementara sopir truk masih menjalani pemeriksaan di kantor Unit Laka Lantas Polresta Banyuwangi,” pungkasnya. (man)

_blank

Kabar Terkait