oleh

Operasi Sikat Semeru 2020, Sebanyak 78 Orang Diduga Pelaku Kejahatan Diringkus  

KabarBanyuwangi.co.id – Jajaran Kepolisian Resort Kota (Polresta) Banyuwangi berhasil mengungkap sebanyak 105 kasus dalam Operasi Sikat Semeru 2020. Operasi yang digelar selama dua pekan mulai tanggal 6 sampai dengan 17 Juli itu, polisi juga mengamankan 78 orang yang diduga sebagai tersangka aksi kriminalitas.

Menurut keterangan Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin, Operasi Sikat Semeru 2020 menyasar sejumlah kasus kejahatan yang selama ini cukup meresahkan masyarakat.

Diantaranya aksi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian sepeda motor (curanmor), pencurian disertai dengan aksi kekerasan (curas), street crime (kejahatan jalanan) debt colector, kepemilikan bahan peledak (handak), kepemilikan senjata tajam (sajam), dan kepemilikan senjata api (senpi) tanpa izin.

“Hasil sikat 2020 dimana Polresta Banyuwangi menyelesaikan dalam kurun waktu 12 hari, dengan hasil yang kami ungkap ada 105 kasus dengan tersangka berjumlah 78 orang. Dan dari hasil operasi yang dilaksanakan mengungkap curat sebanyak 43 kasus, curas 4 kasus, curanmor 34 kasus, senjata tajam 11 kasus, street crime 8 Kasus, debt collector 2 kasus, senpi 2 kasus dan handak 1 kasus,” ungkap Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, Kapolresta Banyuwangi, Rabu (22/7/2020).

Baca Juga: Modus Kenalan di Facebook, Pelaku Curas Rampas HP dan Cincin Seorang Wanita

Baca Juga: Polisi Ciduk 36 Orang Diduga Pengedar dan Pemakai Narkoba

Baca Juga: Pria Beristri 3 Jadi Tersangka Dugaan Pernikahan Dini Anak 12 Tahun

Kapolresta menambahkan, untuk terduga pelaku yang sudah ditetapkan sebagai tersangka adalah, kasus curat sebanyak 44 orang, kasus curas 2 orang, kasus curanmor 11 orang, street crime 4 orang, debt colektor 3 orang, sajam11 orang, dan senpi 2 orang serta handak 1 orang.

Yang menerik dari berbagai macam kasus yang berhasil diungkap adalah tertangkapnya dua orang diduga sebagai pelaku aksi pencurian disertai kekeranan yang sempat menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO). Dalam penangkapan tersebut, polisi terpaksa menghadiahi timah panas di kaki kedua terduga pelaku lantaran berusaha kabur saat akan diringkus.

“Dalam Opersi Sikat Semeru 2020  ini, kita juga melakukan penindakan secara tegas dan terukur kepada dua tersangka yang merupakan residivis pencurian. Keduanya juga menjadi DPO selama berbulan-bulan dan berhasil kita tangkap dalam Operasi Sikat Semeru 2020 ini,” tambah Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin, kepada wartawan saat konferensi pers di halaman Mapolresta.

Polresta menunjukan barang bukti samurai dan senpi kepada para wartawan. (Foto: man)
Polresta menunjukan barang bukti samurai dan senpi kepada para wartawan. (Foto: man)

Selain mengamankan 78 orang yang diduga sebagai pelaku aksi kejatan, polisi juga menyita berbagai macam barang bukti hasil kejatan. Diantaranya, 11 unit kendaraan bermotor yang digunakan sarana aksi kejahtan, 11 handphone, uang tunai 152 ribu, dokumen BPKB dan STNK, 48 amunisi kaliber 22, ada juga 2 senjata api dan senjata tajam seperti samurai serta barang-barang bukti lainnya.

Kapolresta berharap, dengan adanya Operasi Sikat Semeru 2020 ini, dan berhasil mengamankan puluhan orang yang diduga sebagai tersangka dapat menekan tindak kriminalitas yang terjadi di Kabupaten Banyuwangi.

“Ada banyak barang bukti yang kita sita dari hasil pengungkapan Operasi Sikat Semeru 2020 ini seperti yang ada di depan kita. Kemudian tindak lanjut adanya kegiatan ini diharapkan kedepan tidak ada lagi tindak pidana serupa, sehingga nantinya kedepan lebih terjaga harkamtibmas maupun kegiatan perekonomian di lingkungan masyarakat,” pungkas Kapolresta.

_blank

Kabar Terkait