oleh

Pasutri Spesialis Maling Motor Ditangkap, Modus Berpura-pura Sebagai Pencari Bekicot

KabarBanyuwangi.co.id – Pasangan suami istri (pasutri) spesialis pencuri sepeda bermotor berhasil diringkus Tim Buser Satreskrim Polresta Banyuwangi. Dari hasil penyelidikan polisi, pasutri ini sudah melakukan aksinya di puluhan tempat kejadian perkara (TKP) berbeda dengan jumlah kendaraan yang dicuri sebanyak 50 motor.

Keduanya adalah AR (40) warga warga Lumajang dan sang sitri WJ (40) merupakan warga Kecamatan Srono, Banyuwangi. Dalam menjalankan aksinya, AR sang suami, selalu menyamar sebagai seorang pencari bekicot lengkap dengan ember dan senter yang ada di kepalanya untuk mengelabui warga.

Dari rekaman cctv milik salah satu korban, dengan memanfaatkan kelengahan warga yang sedang beristirahat malam, pelaku berhasil masuk ke rumah warga dengan merusak kunci pagar dan langsung menggondol kendaraan bermotor yang di parkir di teras depan rumah korbannya. Pelaku selalu beraksi dengan istrinya sendiri.

Dari 21 laporan yang masuk, pasutri spesialis pencurian sepeda motor ini mengaku sudah mencuri puluhan sepeda motor di wilayah Banyuwangi dan luar daerah. Karena berusaha kabur saat ditangkap, polisi terpaksa melumpuhkan pelaku AR dengan timah panas di kakinya.

Barang bukti puluhan sepeda motor hasil curian. (Foto: man)
Barang bukti puluhan sepeda motor hasil curian. (Foto: man)

Modus operandi pasutri maling ini terbilang sudah tersusun rapi. Saat menjalankan aksinya, keduanya selalu berboncengan dengan sepeda motor. Setibanya di pemukiman warga yang akan menjadi target operasi, sang istri bertindak mengawasi suaminya dari kejahuan di atas sepeda motornya. Sedangkan suami bertugas sebagai eksekutor pencurian dengan berpura-pura menjadi seorang pencari bekicot di selokan rumah warga dengan berjalan kaki.

Baca Juga: Duh, Bocah 7 Tahun Diduga Dicabuli Pemuda dengan Iming-Iming Bakso

Baca Juga: Operasi Sikat Semeru 2020, Sebanyak 78 Orang Diduga Pelaku Kejahatan Diringkus  

Baca Juga: Modus Kenalan di Facebook, Pelaku Curas Rampas HP dan Cincin Seorang Wanita

Dari hasil ungkap kasus ini, selain mengamankan dua tersangka, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa tujuh unit sepeda motor hasil curian, berbagai jenis kunci yang digunakan untuk melakukan pencurian, senter kepala dan sejumlah screenshoot rekaman CCTV saat pelaku melakukan aksi pencurian.

”Dua pelaku ini komplotan, dan keduanya adalah suami istri. Saat datang ke lokasi, istri bertugas mengantar suami dan mengawasi dari kejahuan. Sementara suaminya yang menjadi eksekutor. Saat beraksi, pelaku AR memang selalu menggunakan pakaian yang khas dengan senter di kepala, tas dan kadang membawa ember,” ungkap Kombes Pol Arman Asmara Syarifuddin, Kapolresta Banyuwangi, Rabu (29/7/2020).

Pelaku saat rilis di Mapolresta. (Foto: man)
Pelaku saat rilis di Mapolresta. (Foto: man)

Dari hasil penyelidikan, mayoritas sepeda motor hasil curian sudah dijual pelaku ke seorang penadah yang ada di Lumajang dengan harga bervariatif, mulai dari harga Rp 2,5 juta hingga Rp 3,5 juta rupiah.

“Motor yang dicuri selalu bermerk Honda karena alasan nilai jual yang masih tinggi. Setelah berhasil melakukan pencurian, dua pelaku ini langsung menjual sepeda motor curian ke luar kota,” tambah Arman.

Atas kasus ini kedua pelaku dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan yang ancaman hukumannya mencapai sembilan tahun penjara. Polisi masih terus mendalami kasus ini untuk mencari pelaku lain yang di indikasi sebagai penadah sepda motor curian.

“Terus kita dalami untuk mencari pelaku penadah barang curiannya. Identitas sudah kami kantongi, saat ini masih dalam perburuan tim opsnal,” pungkas Kapolresta asal Makasar ini. (man)

_blank

Kabar Terkait