oleh

Pengayuh Becak Ini Terharu Dijenguk Ipuk Fiestiandani

KabarBanyuwangi.co.id – Tohar, pria berusia 75 tahun yang kesehariannya bekerja sebagai pengayuh becak ini terharu. Rumahnya di Kelurahan Singonegaran kedatangan Calon Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani Azwar Anas, Jumat (9/10/2020). Kedatangan Ipuk untuk menjenguk istri Tohar, Jainiyah, yang saat ini tengah sakit karena stroke.

“Ya Allah saya tidak menyangka Bu Ipuk mau berkunjung ke rumah saya. Beliau datang ke rumah saja, saya sudah sangat bahagia,” kata Tohar.

Pertemuan Ipuk dan Tohar berawal saat istri Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas itu berkunjung ke Kampung Mandar Banyuwangi, Selasa (6/10/2020) lalu. Saat itu Ipuk menumpang becak yang dikayuh oleh Tohar. Keduanya terlibat perbincangan, dan Tohar mendokan Ipuk bisa terpilih menjadi Bupati Banyuwangi.

Berjalannya waktu, momen Ipuk menumpang becak milik Tohar itu, dipotret oleh warga dan diupload di media sosial. Banyak netizen memberikan komentar terkait foto itu. Ternyata ada netizen yang mengenal Tohar, dan menuliskan istrinya sedang terbaring sakit.

Baca Juga: Silaturahim Mas Yusuf ke Ponpes Tegalsari, Disambut Antusias Warga Sekitar

Baca Juga: Komisi A DPRD Jatim Berkunjung Ke Bawaslu Banyuwangi

Baca Juga: Bawaslu Banyuwangi Dampingi Ikrar Netralitas ASN Se-Kabupaten

Mendengar kabar tersebut, Ipuk memutuskan untuk menjenguk istri Tohar.

“Saya tidak cerita ke Ibu Ipuk, kalau istri saya sakit. Saya juga terkejut Bu Ipuk mau berkunjung ke rumah saya,” katanya.

Keseharian Tohar bekerja mengayuh becak antar jemput anak sekolah. Selain mengayuh becak dia bekerja serabutan. Sementara istrinya sakit sejak sekitar 1 tahun, dan lebih banyak di rumah. Sebelum sakit, Jainiyah jualan jajanan pasar.

“Saya sangat berterima kasih, Bu Ipuk mau menjenguk istri saya. Saya doakan Bu Ipuk sehat selalu dan terpilih menjadi Bupati,” tambahnya.

(Foto: istimewa)
(Foto: istimewa)

Sementara Ipuk berdoa agar Jainiyah segera pulih dan bisa beraktivitas seperti sedia kala.

“Semoga Ibu Jainiyah segera sehat dan bisa beraktivitas kembali,” kata Ipuk.

Ipuk juga mengatakan memiliki Program Banyuwangi Sehat. Dalam program ini di antaranya BPJS Kesehatan untuk warga miskin, bantuan nutrisi ibu hamil dan balita serta lansia. Peningkatan kualitas pelayanan Puskesmas 24 jam dan Rawat Inap, penguatan Puskesmas Pembantu dan rumah sakit daerah.

Ada pula peningkatan kesejahteraan tenaga medis, tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan kader kesehatan lainnya. Serta fasilitas motor untuk bidan desa.

“Program ini masuk dalam 22 Program Langsung Dikerjakan yang saya susun bersama Pak Sugirah,” pungkas Ipuk. (red)

_blank

Kabar Terkait