oleh

Terlilit Hutang, Ibu Rumah Tangga Buat Laporan Palsu Jadi Korban Jambret

KabarBanyuwangi.co.id – Ada-ada saja perbuatan yang dilakukan oleh, SN (35) warga Desa Kajarharjo, Kecamatan Glenmore ini. Agar tidak dimarahi suami lantaran memiliki hutang kepada tetangga, dirinya nekad membuat laporan palsu menjadi korban penjambretan, ke Polsek setempat.

Menurut Kapolresta Banyuwangi, Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin, laporan palsu oleh ibu rumah tangga ini dibuat pada 3 Mei 2020 lalu di Polsek Glenmore. Dalam laporanya, dirinya mengaku menjadi korban penjambretan sebuah handphone di sekitar Kecamatan Glenmore.

“Tersangka ini awalnya mengaku telah menjadi korban pejambretan di sekitar Kecamatan Glenmor. Barang yang diambil adalah sebuah handphone milik tersangka,” ujar Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Arman Asmara Syarifudin, Rabu (10/6/2020).

Baca Juga: Pengaruh Miras, Pria Paruh Baya Tega Setubuhi Anak Temannya yang Masih Belia

Baca Juga: Ngaku Polisi, Tukang Las Ditangkap Polresta Banyuwangi

Mendapat laporan SN, tim Reskrim Polsek Glenmore bergerak cepat langsung melakukan penyelidikan dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Namun setelah didalami, laporannya palsu, alias bohong. Handphone milik SN ternyata dijual ke sebuah konter.

“Setelah kita periksa, tersangka tidak bisa mengelak, akhirnya mengakui perbuatannya. Tersangka mengaku uang penjualan handphone itu untuk membayar hutang ke tetangganya. Tersangka mengaku nekat membuat laporan palsu karena takut dengan suaminya bila memiliki hutang sekitar Rp 2,5 juta,” tambah Kapolresta.

Bedasarkan laporan pulsu yang dibuat, polisi akhirnya mengamankan pelaku untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga mengamankan barang bukti berupa lembar laporan polisi tertanggal 3 Mei, serta sebuah handphone OPPO A3S warna merah yang sempat dijual di sebuah konter.

“Pelaku kita jerat dengan pasal 14 UU RI No. 1 tahun 1946 tentang peraturan hukum pidana atau pasal 220 KUHP dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara,” pungkas Kapolresta. (man)

_blank

Kabar Terkait