oleh

TSG Berencana Mengekspor Produksi Kereta Api PT. INKA Banyuwangi Ke Kongo

KabarBanyuwangi.co.id – Seiring dengan dibangunnya pabrik kereta api di Banyuwangi, PT. INKA yang telah bekerjasama dengan The Sandi Group (TSG) Indonesia berencana mengembangkan potensi Banyuwangi di sektor industri.

PT. INKA bersama TSG ingin mengekspansikan produksi gerbong kereta api dari Banyuwangi untuk proyek infrastruktur berskala besar di Republik Demokratik Kongo.

“Kita di Kongo itu berpartisipasi sangat besar sekali. Dari mulai membangun rel kereta api sepanjang 7000 kilometer, kemudian 3200 unit gerbong kereta api yang akan dikirim ke Kongo nantinya. Targetnya, semua unit bisa rampung 4 tahun,” kata CEO TSG Syaiful Idham saat menghadiri pembagian CSR PT. INKA di SMKN 1 Glagah, Banyuwangi, Rabu (9/9/2020).

Baca Juga: Bina Sekolah Kejuruan, INKA Bentuk Ekosistem Industri Kereta di Banyuwangi

Baca Juga: Bakal Buka Lapangan Kerja, Bupati Cek Pembangunan Pabrik Kereta

Sejauh ini, menurut Syaiful, ekspansi yang dilakukan sudah berjalan di tahun ini. Sementara nilai investasi TSG ke PT. INKA mencapai triliunan. “Total sekitar 4 triliun rupiah yang sudah diinvestasikan,” ujarnya.

Selain Kongo, TSG dan INKA berencana mengembangkan ke Guyana, Amerika Latin.

“Ini sangat potensi sekali sekaligus keuntungan besar bagi Indonesia karena memiliki anak-anak bangsa yang mumpuni dalam membuat kereta serta mampu bersaing dengan negara besar lainnya,” pungkasnya. (fat)

_blank

Kabar Terkait