Hindari Adu Banteng, Dump Truk Terguling di Jalur Lintas Baru Labanasem

Hindari Adu Banteng, Dump Truk Terguling di Jalur Lintas Baru Labanasem

Kondisi truk yang terguling di jalur lingkar baru. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id - Kecelakaan tunggal terjadi di Jalur Lingkar Baru, Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi pada Sabtu (03/042021) siang. Sebuah dump truk tanpa muatan terguling saat menghindari tabrakan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan.

Beruntung, kecelakaan tunggal ini tidak sampai menimbulkan jatuhnya korban. Sang sopir yang diketahui bernama Husnul Huda (40) warga Dusun Kejoyo, Desa Tambong, Kecamatan Kabat dilaporkan hanya mengalami luka ringan di sekujur tubuhnya.

Korban yang saat itu masih terjebak di dalam kabin truk, langsung dievakuasi oleh warga untuk diberikan pertolongan. Selanjutnya, korban yang tampak syok langsung dibawa ke klinik kesehatan terdekat oleh petugas Unit Lantas Polsek Rogojampi.

Baca Juga :

Kanit Laka Lantas Polresta Banyuwangi, Iptu Budi Hermawan menjelaskan, peristiwa naas ini bermula saat dump truk bernomor polisi B-2076-TZZ yang dikendarai Husnul Huda melaju dari arah utara ke selatan. Sesampainya di lokasi kejadian, sang sopir tanpa kernet ini kaget saat mengetahui sebuah minibus dari arah berlawanan melintas terlalu ke arah kanan jalan.

Tak mau terlibat adu banteng dengan minibus tersebut, sopir dump truk langsung membanting setir ke arah kiri, hingga membuat roda kendaraannya turun ke badan jalan. Naas, lantaran tak sanggup menguasai laju kendaraannya yang oleng, dump truk angkutan materialan bahan bangunan ini terguling hingga melintang di jalan raya.

“Jadi sopir dump truk ini kaget saat ada kendaraan roda empat dari arah berlawanan terlalu mengambil ke kanan. Sopir langsung banting setir, tapi akhirnya malah membuat kendaraannya terguling. Sopir dump truk hanya luka-luka sudah dibawa ke klinik, tidak ada korban jiwa Alhamdulillah,” kata Iptu Budi Hermawan.

Akibat kecelakaan ini, kaca depan truk pecah akibat terbentur aspal. Kecelakaan juga sempat membuat jalur alternatif penghubung Banyuwangi – Jember tersendat lantaran pengguna jalan lainnya harus bergantian untuk melintas. Setelah proses olah TKP selesai dilakukan petugas, kendaraan yang terguling dievakuasi dengan ditarik menggunakan truk lainnya.

“Tak sampai sejam proses evakuasi selesai dilakukan, arus lalu lintas di jalur itu normal kembali,” pungkasnya. (man)