oleh

Ketua Tim Sukses Mas Yusuf – Gus Riza, Ajukan Surat Non-Aktif Dari Wakil Ketua Tanfidz PCNU

KabarBanyuwangi.co.id – Setelah menyatakan mundur sebagai Ketua Dewan Kesenian Blambangan (DKB), hari ini, Senin (28/9/2020), dr. Taufiq Hidayat menyatakan Non-Aktif sebagai Wakil Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi. Seperti pengunduran serupa di Dewan Kesenian Blambangan (DKB), pensiunan Pemkab Banyuwangi ini, karena diangkat sebagai Ketua Tim Pemengangan Pasangan Mas Yusuf – Gus Riza.

“Sehubungan dengan diangkatnya saya sebagai Ketua pemenangan pasangan Mas Yusuf – Gus Riza, untuk Pilkada yang akan diselenggarakan  9 Desember 2020, maka saya mengajukan non-aktif dari PCNU sampai Pilkada selesai. Hal ini kami lakukan, demi menjaga nama baik NU, demi menjaga Khitah NU, agar NU senantiasa netral,” ujar mantan Direktur RSUD Blambangan dan RSUD Genteng.

Surat Non-Aktif diserahkan langsung dr. Taufiq Hidayat ke Kantor PCNU Jl. Ahmad Yani Banyuwangi, diterima oleh Achmad Qosim, Wakil Tanfidziyah PCNU Banyuwangi. Pengunduran serupa juga dilakukan Yusuf Widyatmoko, sejak ditetapkan sebagai pasangan Calon Bupati Banyuwangi oleh KPUD.

Baca Juga: Resmi Jadi Cabub, Mas Yusuf Ajukan Surat Non-Aktif Sebagai Mustasyar PCNU Banyuwangi

Baca Juga: Resmikan Galeri Milenial, Ipuk Fiestiandani Bakal Bikin Musrenbang Anak Muda

Baca Juga: Dua Paslon Berkomitmen Bersama Terapkan Protkes Dalam Kegiatan Kampanye

Keduanya tercatat dalam kepengurusan PCNU Banyuwangi masa khidmat 2018-2023, yang dilantik pada Jumat, 6 Juli 2018 di halaman Ponpes Manba’ul Falah, Dusun Kedungliwung, Desa Kemiri, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi.

“Kami mengapresiasi kepada pengurus harian PCNU, dengan kerelaannya non aktif, karena menjadi Tim Pemenangan maupun jurkam salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Banyuwangi dalam Pilbup Banyuwangi 2020. Hal itu semata-mata menjaga Marwah organisasi, sesuai instruksi PWNU Jawa Timur,” jelas Achmad Qosim.

Gus Qosim juga menegaskan, bagi pengurus harian PCNU yang menjadi tim pemenangan maupun jurkam, bisa segera mengajukan surat non-aktif dari kepengurusan PCNU, agar bisa lebih leluasa dalam mengawal dan menjalankan tugas sebagai tim pemenangan maupun jurkam, tanpa harus dicampuradukkan dengan kepentingan organisasi NU, sebagai ormas terbesar di Indonesia. (sen)

_blank

Kabar Terkait