oleh

Klaster Baru Pesantren, Dinkes Perluas Penelusuran Kontak Pasien hingga Sterilisasi

KabarBanyuwangi.co.id – Dinas Kesehatan Banyuwangi terus melakukan langkah penanganan cepat terhadap munculnya kasus konfirmasi positif pada santri di salah satu pondok pesantren. Langkah berupa pemeriksaan kesehatan, tracing, uji swab dan penyemprotan desinfektan ini didukung langsung oleh Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi yang ikut terjun ke lokasi.

Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr Widji Lestariono mengatakan, pihaknya terus melakukan penelusuran (tracing) kepada para santri.

”Mereka yang bergejala ataupun kontak erat dari santri yang kemarin terkonfirmasi positif langsung ditangani petugas kesehatan. Kami lakukan uji swab di tempat. Hari ini kami targetkan pengambilan 80 swab santri,” kata Rio, sapaan akrab Widji Lestariono, Sabtu (22/8/2020).

Baca Juga: Duh!! Jumlah Pasien Covid-19 Kini 187 Orang, Diduga Klaster Baru dari Ponpes

Baca Juga: Pasien Covid-19 Positif 114, Telah Sembuh 77 Orang

Baca Juga: Empat Orang dalam Satu Keluarga Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Pengambilan uji swab, jelas Rio, dilakukan terutama pada santri yang memiliki gejala mengarah pada Covid-19. Swab dilakukan di lingkungan pondok untuk memudahkan langkah penanganan.

“Fokus kami bukan lagi pada rapid test, tapi santri yang ada gejala Covid-19 langsung kita ambil swab. Ini dilakukan sebagai upaya keras dari kami untuk memutus penyebaran virus di kalangan santri sesuai instruksi Bupati Azwar Anas yang terus memantau penanganan ini,” kata Rio.

Seperti diketahui, sebanyak 77 santri di salah satu pondok pesantren di Banyuwangi terinfeksi Covid-19, setelah awalnya dideteksi oleh Puskesmas dan langsung dilakukan penanganan sesuai protokol kesehatan beberapa hari lalu.

Pemkab Banyuwangi bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPPD) dan PMI, lanjut Rio, juga menyemprotkan cairan desinfektan ke kompleks pesantren.

“Kami terus berkoordinasi dengan pihak ponpes untuk penanganan ini. Disinfeksi ini kita lakukan rutin di lingkungan pondok. Kami berharap penularan covid dapat dicegah,” kata Rio. (hms)

_blank

Kabar Terkait