oleh

Wow!! Destinasi Wisata Bawah Laut Banyuwangi Menakjubkan

KabarBanyuwangi.co.id – Selama ini orang tahu keindahan bawah laut Banyuwangi hanya ada di Bangsring, Wongsorejo. Mengingat di kawasan tersebut sudah ada operator yang menjual jasa menyelam atau diving, untuk menikmati keindahan bawah laut Banyuwangi.

“Padahal panjang pantai Banyuwangi mulai dari Baluran hingga Pancer, mencapai 175 kilometer.  Bila dibandingkan dengan daerah lain, tidak akan kalah potensi wisata Banyuwangi. Harmonisasi keindahan alam, dan bawah lautnya yang sangat fantastik, membuat semua orang ingin berlama-lama tinggal di Banyuwangi,” kata Teguh Siswanto Kordinator Scuba Diving Banyuwangi Indonesia (SDBI), Minggu (21/6/2020) kepada kabarbanyuwangi.co.id.

Tumbuhan Laut yang banyak ditemukan di Peiran Banyuwangi. (Foto: dok SDBI)
Tumbuhan Laut yang banyak ditemukan di Peiran Banyuwangi. (Foto: dok SDBI)

Teguh yang sudah melakukan “Explore Underwater” di perairan Banyuwangi, bersama team fotografer Underwater SDBI Antoyo dari Bali, dan Ryoko Kamaguchi dari Jepang, sudah bisa menyimpulkan jika keindahan bawah laut Banyuwangi bisa mengalahkan daerah lain bila dioptimalkan pengelolannya.

“Banyuwangi butuh vendor sebanyak mungkin, agar keindahan wisata bawah laut bisa bersaing dengan Lombok. Kalau perlu diadakan explore tahap ke-3 sebagai lanjutan. Fasilitas dari Pemkab Banyuwwangi, dengan mengundang media, dan deep extreem Indonesia,” tambah Teguh yang juga membuka latihan selam bagi pemula secara gratis ini.

Baca Juga: Lanal Banyuwangi Terima Kapal Baru Guna Perkuat Keamanan Perairan Daerah

Baca Juga: Minum Kopi Rubusta Ijen di Alam Bebas, Nikmatnya Tanpa Batas

Teguh yakin, bila Pemkab Banyuwangi bisa meyakinkan kepada para investor, pasti akan mendapatkan sambutan baik. Banyak spot-spot keindahan yang tersebar sepanjang perairan Banyuwangi, dan masih alami. Kalau Bangsring yang sudah banyak didatangi wisatawan, merupakan coral buatan.

“Taman Nasional Baluran, selain memiliki vegetasi di permukaan tanah, juga memiliki surga tersembunyi yang ada di bawah laut. Mulai dari soft coral, beragam Gastropoda atau binatang lunak, dan beragam organisme laut yang sangat berpotensi untuk Macro Photography,” tambah pemilik Plantation El-Kopi di kawasan Licin lereng Ijen ini.

Solf Coral: Tumbuhan laut yang hanya bisa ditemui di beberapa spot Perairan Banyuwangi. (Foto: dok SDBI)
Solf Coral: Tumbuhan laut yang hanya bisa ditemui di beberapa spot Perairan Banyuwangi. (Foto: dok SDBI)

Menurut Teguh, keaslian kawasan laut di sekitar Taman Nasional Baluran merupakan satu-satunya spot bawah laut yang bisa ditembus melewati Kawasan Hutan. Tidak hanya mempunyai potensi untuk “MACRO PHOTOGRAPHY” pantai Bama di Taman Nasional Baluran, juga memiliki kadar oksigen yang baik. Ini karena kelestarian alamnya masih terjaga.

“Kalau Pemkab Banyuwangi ingin meningkatkan Pendapatan asli daerahnya, mengeksploitasi keindahan bawah laut merupakan salah satu yang bisa segera diwujudkan. Saya masih berbicara beberapa spot saja, belum spot lain di kawasan Alas Purwo hingga ke Pancer, masih banyak biota laut yang hidup lestari” pungkas Presiden IMA (Indonesia Marketeer Association), Chapter Banyuwangi Indonesia ini. (sen)

_blank

Kabar Terkait