Paving Jalan TPU Alasmalang Banyuwangi Diduga Dibongkar Tuai Protes Warga

Paving Jalan TPU Alasmalang Banyuwangi Diduga Dibongkar Tuai Protes Warga

Tumpukan paving di jalan menuju TPU Lingkungan Bangunrejo, Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id - Pembongkaran paving jalan akses menuju Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Lingkungan Bangunrejo, Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh, Banyuwangi, menuai sorotan dan protes dari warga.

Jalan paving yang disebut sebagai bantuan dari DPRD Banyuwangi itu diduga dibongkar untuk kepentingan aktivitas tambang di wilayah tersebut.

Menurut salah seorang warga, Slamet Santoso, persoalan ini perlu mendapat perhatian karena menyangkut fasilitas umum yang dibangun menggunakan anggaran negara dan selama ini dimanfaatkan masyarakat.

Baca Juga :

"Mohon kepada Bupati Banyuwangi segera menegur Kepala Desa Alasmalang, karena yang digunakan untuk memasang paving itu adalah uang negara, uang rakyat,” ujar Slamet kepada wartawan, Selasa (19/5/2026).

Pria yang akrab disapa Mbah Geger itu menegaskan bahwa keberatan yang disampaikan bukan terkait keberadaan tambang, melainkan pada tindakan pembongkaran fasilitas umum yang dinilai merugikan masyarakat.

“Saya tidak mempermasalahkan tambangnya, cuma saya mempermasalahkan paving dibongkar. Ini anggaran negara yang tujuannya agar masyarakat nyaman melintas,” kata dia.

Slamet juga meminta dinas terkait segera turun tangan agar persoalan tersebut tidak berlarut-larut. Ia mengancam akan membawa persoalan itu ke forum hearing serta melaporkannya apabila tidak ada tindak lanjut.

“Kalau tidak ditindaklanjuti, kami akan mengajukan hearing dan juga melaporkan persoalan ini,” tegas pria yang diketahui sebagai salah satu kader PDIP Banyuwangi tersebut.

Slamet mengaku menerima informasi dari warga bahwa pembongkaran paving tersebut dilakukan dengan izin pemerintah desa.

Namun saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Senin (18/5/2026), Kepala Desa Alasmalang Abdul Munir membantah informasi itu. “Tidak pak," jawabnya singkat.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola tambang terkait dugaan pembongkaran paving jalan akses menuju TPU tersebut. (fat)