Iklan Banner Atas Luminor Hotel Banyuwangi

Sebanyak 434 Rumah Warga di Tiga Kelurahan Terendam BanjirBPBD Banyuwangi


Sebanyak 434 Rumah Warga di Tiga Kelurahan Terendam Banjir

Keterangan Gambar : Peukiman terandam banjir setinggi 0,5 meter hingga 1 meter. (Foto: Istimewa)

KabarBanyuwangi.co.id - Hujan deras beberapa jam mengguyur kawasan perkotaan Banyuwangi mengakibatkan sejumlah ruas jalan dan ratusan rumah warga di tiga Kelurahan Sumberejo, Sobo dan Pakis, Kecamatan Banyuwangi Kota terendam banjir.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyuwangi mencatat sebanyak 434 rumah warga terendam banjir. Ratusan rumah warga yang terendam banjir akibat air sungai Bagong meluap ke pemukiman warga.

"Sebanyak 434 rumah warga tiga kelurahan di Kecamatan Banyuwangi terendam banjir, diantaranya Kelurahan Sumberejo, Sobo dan Pakis. Terparah di Sumberejo," ungkap Kasi Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyuwangi, Poniran kepada wartawan, Rabu siang (9/6/2021).

Baca Juga :

Poniran merinci, di Kelurahan Sumberejo mencapai 204 rumah. Sedangkan di Kelurahan Sobo sebanyak 157 rumah dan Kelurahan Pakis hanya 71 rumah. "Tidak ada kerusakan, hanya tergenang air saja setinggi 0,5 meter hingga 1 meter," paparnya.

Pasca banjir, Poniran menambahkan, BPBD mulai melakukan upaya evakuasi dan membantu warga yang terdampak banjir. "Saat ini kami membantu para warga yang terdampak banjir," cetusnya.

Sementara itu, Ketua RW 01 Kelurahan Sumberejo, Ahcmad Fatah mengatakan, luapan Sungai Bagong mulai masuk ke pemukiman warga sekitar pukul 05.30 WIB. "Airnya masuk hingga ketinggian 1 meter," cetusnya.

Dia menduga, luapan itu terjadi akibat gorong-gorong di pemukiman warga tidak mampu menampung, selain itu juga tersumbat sampah yang dibawa banjir.

Genangan air yang juga sempat meluap ke jalan ini baru bisa surut sekitar pukul 08:00 WIB. Setelah terlihat surut itu kemudian warga mulai membersihkan sampah sisa-sisa banjir

"Kami menggunakan peralatan seadanya, bahkan ada yang menggunakan panci untuk membuang air yang menggenang rumah," tandasnya. (fat)


Video Terkait: